Seleb
Hotman Paris Cueki Tawaran Ferdy Sambo, Ini Alasan Pengacara Kondang Itu
Hotman Paris Cuekin Tawaran Ferdy Sambo, Ini Alasan Pengacara Kondang Itu
Brigadir J ditembak dalam posisi tertelungkup di samping tangga depan gudang rumah dinasnya.
Korban saat itu setelah ditembak Bharada E.
Melihat kondisi seperti itu, Sambo yang ada di situ langsung mengarahkan tembakan ke kepala belakang Brigadir J.
Bahkan dalam rekonstruksi itu terungkap kata-kata terakhir Irjen Ferdy Sambo kepada Brigadir J sebelum tewas.
Kata-kata terakhir Irjen Ferdy Sambo itu terungkap dalam animasi rekontruksi yang dibagikan Humas Mabes Polri.
Humas Mabes Polri membagikan video animasi rekontruksi kematian Brigadir J.
Video tersebut menunjukkan kronologis dari awal penembakan terhadap Brigadir J.
Tidak seperti rekontruksi yang ditiadakan suaranya, video berdurasi 2 menit 4 detik itu dilengkapi dengan keterangan kalimat yang terjadi dalam peristiwa pembunuhan berencana Brigadir J.
Satu di antara adegan sebelum penembakan terjadi adalah saat Irjen Ferdy Sambo marah dengan Brigadir J.
Luapan kemarahan Ferdy Sambo terjadi beberapa menit sebelum penembakan Brigadir J.
Saat itu, Brigadir J dibawa ke rumah dinas di Komplek Polri Duren Tiga, Mampang, Jakarta Selatan.
Di rumah itu, Brigadir J bersama Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.
Di sana, Ferdy Sambo melontarkan makian kepada Brigadir J.
Makian dilontarkan lantaran Irjen Ferdy Sambo menganggap ajudannya tersebut telah melakukan hal yang dianggap kurang ajar terhadap dirinya.
Makian ini dikatakan Ferdy Sambo pada pukul 17.12 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Hotman-Paris-1.jpg)