Berita Ponorogo

Tahapan dan Cara Mendaftar Sayembara Desain Monumen Reog Ponorogo Berhadiah Rp 175 Juta

Pemkab Ponorogo menggelar sayembara desain monumen Reog berhadiah total Rp 175 juta. Ini tahapan dan cara mendaftarnya

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
tribunjatim/febrianto ramadhani
Ilustrasi pertunjukan Reog Ponorogo. Pemkab Ponorogo menggelar sayembara desain monumen Reog Ponorogo berhadiah Rp 175 juta. 

TRIBUNMATARAMAN.com | PONOROGO - Pemkab Ponorogo menggelar sayembara desain monumen Reog berhadiah total Rp 175 juta.

Desain monumen reog yang menang, nanti akan diaplikasikan untuk membangun monumen reogi di atas perbukitan kapur kecamatan Sampung, Ponorogo.

Sayembara tersebut menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur dengan batas akhir pendaftaran 7 September 2022.

Berikut alur pendaftaran dan tahapan sayembara desain monumen Reog yang digelar Pemkab Ponorogo:

  1. Pendaftaran dilakukan paling lambaT 7 September 2022.
  2. Para peserta melakukan pendaftaran melalui link https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdRzqWef2zBlW712GWEqEg-sL17s4E7S5vPMPxUbB7dYYjm-g/viewform
  3. Peserta yang telah mendaftar, diberi kesempatan mengumpulkan softcopy desain, maksimal 16 September 2022, pukul 16.00 WIB.
  4. Penjurian tahap 1 akan dilakukan pada 17 September 2022
  5. Peserta yang telah melalui penjurian tahap 1 dan telah mengumpulkan softcopy, diberi kesempatan mengirimkan hardcopy hingga 20 September 2022 pukul 16.00 WIB.
  6. Para nominator akan diumumkan pada 20 September 2022
  7. Penjurian tahap 2 akan dilakukan pada 24 September 2022.
  8. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 26 September 2022.
  9. Karya-karya terbaik akan dipamerkan pada 24 hinggga 27 September 2022.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Ponorogo menggelar sayembara desain monumen Reog yang akan dibangun di atas perbukitan kapur Kecamatan Sampung, Ponorogo 

lokasi pembangunan monumen reog ponorogo di tebing kapur
Bukit kapur di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, yang akan menjadi lokasi pembangunan monumen reog Ponorogo. Desain monumen Reog Ponorogo itu saat ini sedang disayembarakan.

Sayembara tersebut menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur dengan batas akhir pendaftaran 7 September 2022.

Beberapa juri berkompeten juga dihadirkan dalam sayembara desain Monumen Reog 126 berhadiah total Rp 175 juta itu.

Mulai dari Eko Prawoto dan Hari Sunarko dari IAI, lalu Rido Kurnianto, seorang budayawan Reog Ponorogo, dan akademisi, Budi Suswanto serta juri kehormatan, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Yang tak ketinggalan, Direktorat Kerjasama Pengelolaan Usaha (DKPU) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya juga ikut terlibat dalam kepanitiaan sayembara itu.

Team leader DED di DKPU-ITS, Wawan Ardiyan Suryawan, mematok syarat desain Monumen Reog Ponorogo harus menggambarkan barongan macan dan dadak merak. 

Sedangkan muka bangunan wajib menandakan bentuk reog.

"Harus diperhitungkan juga kekuatan struktur bangunan karena berada di ketinggian bukit," kata Wawan, Selasa (30/8/2022).

Panitia juga memproyeksikan Monumen Reog Ponorogo menjadi landmark nasional. Hal tersebut tidak berlebihan melihat tinggi bangunan yang akan melebihi patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali yang mempunyai tinggi 121 meter dan berat 754 ton.

"Monumen reog akan menjadi simbol sejarah peradaban Ponorogo," lanjutnya.

Menurut dia, tercatat 45 tim yang sudah mendaftar ikut sayembara desain Monumen Reog Ponorogo. 

Nantinya panitia akan mengumumkan nominator berikut memamerkan karya desain para pemenang sayembara berhadiah total Rp 175 juta itu.

"Kalau sudah ada pemenang, desainnya akan dituangkan dalam DED (detail engineering design)," pungkasnya.
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved