Persik Kediri Vs Borneo FC
Pemain Asing Persik Kediri Joanderson Lagi-lagi Jadi Sorotan Masih Mandul Bobol Gawang
Performa Striker Persik Kediri Joanderson Asiss menjadi sorotan usai Macan Putih dipermalukan Borneo FC di Liga 1 2022/2023.
TRIBUMATARAMAN.com | KEDIRI - Performa Striker Persik Kediri Joanderson Asiss menjadi sorotan usai Macan Putih dipermalukan Borneo FC di Liga 1 2022/2023.
Diketahui Persik Kediri mengalami kekalahan 2-1 di Stadion Brawijaya Kediri pada Jumat (12/8/2022).
Padahal kala itu Persik Kediri sempat unggul dulu 1-0, sebelum keadaan dibalik oleh Borneo FC lewat 2 gol Matheus Pato.
Kekalahan Persik Kediri ini buat skuad Macan Putih makin terbenam di zona degradasi Liga 1.
Lantas pasca pertandingan sosok Striker Persik Kediri Joanderson Asiss menjadi sorotan usai belum bisa mencetak gol.
Hingga laga usai, Joanderson De Jesus Assis tak kunjung mencetak gol buat Persik Kediri.
Padahal, Joanderson De Jesus Assis digaet Persik Kediri untuk jadi solusi di lini depan Macan Putih
Dalam empat laga terakhirnya bersama Persik Kediri, belum sekalipun Joanderson De Jesus Assis mencetak gol buat Persik Kediri
Usai dipermalukan oleh Borneo FC, tim pelatih Persik Kediri pun mengisyaratkan evaluasi buat penggawa Macan Putih
Asisten pelatih Persik Kediri Johan Prasetya mengakui bahwa penyerang asal Brasil itu tampil di bawah ekspektasi.
Padahal, tim pelatih telah memberikan kepercayaan penuh kepada sang pemain.
"Tadinya kami masih berharap Jo memberikan penampilan yang terbaik di lapangan.
Tapi sampai pertandingan tadi, dia belum maksimal," ungkap Johan Prasetya dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru pada Sabtu 13 Agustus 2022.
Selain gagal menyarangkan gol, Joanderson De Jesus Assis tampak kesulitan untuk menciptakan peluang bagi dirinya sendiri.
Tercatat dalam empat laga yang telah dijalani, baru delapan tendangan yang dilepaskan. Itu pun baru dua yang mengarah ke gawang.
Khusus pada laga melawan Borneo FC di pekan ke-4, Joanderson De Jesus Assis bahkan gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran untuk memberikan ancaman kepada gawang lawan.
Dia menjanjikan akan ada peningkatan performa pada laga berikutnya melawan PSIS Semarang pada pertandingan tandang di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (18/8) mendatang.
Walaupun begitu, Johan Prasetya belum bisa memastikan evaluasi seperti apa yang akan diberikan terhadap Joanderson sendiri.
Persik sejatinya masih memiliki penyerang lokal sebagai alternatif, seperti Muhammad Ridwan, Arsyad Yusgiantoro, bahkan Jeam Kelly Sroyer.
"Akan ada evaluasi pastinya karena setelah ini kami akan main di Semarang.
Tim pelatih pasti akan mempersiapkan segala sesuatunya pada laga tersebut," tandasnya.
Usai menang atas Persik Kediri, kini Borneo FC berada di posisi runner up klasemen sementara Liga 1 dengan 9 poin
Sedangkan Persik Kediri kini semakin terpuruk di zona merah Liga 1 dengan satu poin.
Jalannya Laga
Melansir Tribunnews.com, Kedua tim bermain cukup imbang di babak pertama.
Bola lebih banyak berkutak di lini tengah, serangan jarang diciptakan oleh kedua tim.
Borneo FC yang biasanya bermain begitu agresif kini bermain lebih berhati-hati.
Adanya Taufiq dan Abiyoso di duet lini tengah Persik membuat sang tuan rumah mampu meladeni kolektivitas Lilipaly cs.
Di babak kedua barulah laga berjalan memanas.
Borneo FC mulai keluar menyerang lewat kecepatan Terens Puhiri dan Matheus Pato.
Tendangan bebas Lilipaly di menit 56' hampir menjebol gawang Persik.
Untungnya, Yusron mampu menepis tendangan melengkung pemain Timnas Indonesia itu.
Tuan rumah, Persik Kediri akhirnya mampu memecah kebuntuan di menit 63'.
Yusuf Meliana mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan first time kaki kiri yang mengarah deras ke pojok atas gawang Dwi Kuswanto.
Skor 1-0 untuk keunggulan Persik atas tamunya, Borneo FC.
Sayangnya, keunggulan Macan Putih tak bertahan lama.
Selang dua menit, Matheus Pato mampu menyamakan kedudukan lewat sontekan kaki kanannya.
Kesalahan Yusron dalam menepis bola mampu dimanfaatkan Pato yang berada di posisi menguntungkan untuk menembak.
Dua gol cepat membuat tensi pertandingan naik.
Jual beli serangan dipertontonkan oleh kedua tim untuk mencari gol kemenangan.
Sayangnya, finishing dari pemain kedua tim masih belum maksimal.
Borneo FC menerima peluang emas di menit 76' lewat bola set piece.
Sang eksekutor, Matheus Pato mampu menjalankan tugasnya dengan apik.
Tendangan keras kaki kanannya menghujam deras ke gawang Persik yang dijaga Yusron.
Borneo FC berbalik unggul dengan skor 1-2 dari sang tuan rumah, Persik Kediri.
Skor tersebut pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Pesut Etam sukses meraih 3 poin dalam lawatannya ke kandang Persik Kediri.
Susunan Pemain:
Persik Kediri
(4-2-3-1)
Yusron; Munawar. Amin Syukur, Rhit Chand, Meilana; Taufiq, Arthur; Abiyoso, Renan Silva, Radiansyah; Joanderson.
Pelatih: Johan Prasetyo (asisten)
Borneo FC
(4-3-3)
Kuswanto; Fathur Rahman, Guseynov, Wldansyah, Michiels; Bustos, Siswanto, Hirose; Puhiri, Matheus Pato, Lilipaly.
Pelatih: Milomir Seslija.
Asisten Pelatih Persik Kediri Bantah Kekalahan Karena Tak Ada Roca
Asisten Pelatih Persik Kediri Johan Budi bantah isu faktor lain di luar lapangan yang membuat skuad Macan Putih alami kekalahan 2-1.
Faktor lain di luar lapangan adalah soal ketidakhadiran pelatih Persik Kediri Javier Roca saat lawan Borneo FC.
Diketahui Persik Kediri alami kekalahan 2-1 lawan Borneo FC.
Pada laga itu, Persik Kediri tak didampingi Javier Roca yang mengalami sakit sehari menjelang pertandingan.
Sempat unggul terlebih dahulu, Persik Kediri akhirnya harus menyerah dengan skor tipis 1-2 dari Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia, Jumat (12/8/2022) sore di stadion Brawijaya Kediri.
Kelengahan dan hilangnya konsentrasi usai mampu mencetak gol diakui menjadi hilangnya poin penuh di kandang sendiri ini.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kediri dan Persikmania atas hasil yang kurang memuaskan ini, namun memang ada kelengahan setelah unggul 1-0, kami mencoba bangkit namun hasilnya belum maksimal,” ujar asisten pelatih Persik Kediri, Johan Prasetyo seusai pertandingan.
Pelatih yang juga eks pemain Persik Kediri ini juga menepis kekalahan yang diderita timnya dikarenakan faktor lain di luar lapangan.
“Tidak ada kaitan dengan hal apapun, namun memang kami bermain kurang maksimal. Pasti ada evaluasi karena laga selanjutnya di Semarang sudah menunggu, tim pelatih akan langsung fokus menyiapkan segala sesuatunya,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Persik Kediri Yusuf Meilana mengaku sangat bersedih atas hasil ini dan meminta seluruh rekan-rekannya segera bangkit di laga selanjutnya.
“Hasil ini sangat mengecewakan karena setiap pemain tentu tidak ingin kalah. Namun kami harus segera bangkit dan bekerja lebih keras lagi, semoga ini menjadi kekalahan terakhir Persik di kandang maupun laga-laga berikutnya,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com