Berita Tulungagung

Pekerja Jasa Konstruksi di Desa Menjadi Sasaran Program BPJS Ketenagakerjaan di Tulungagung 

Proyek-proyek konstruksi di tingkat desa yang dibiayai dari Dana Desa diarahkan untuk diikutkan program BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Sosialisasi perlindungan jasa konstruksi di desa yang dilakukan Pemkab Tulungagung dan BPJS Ketenagakerjaan.  

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Proyek konstruksi di tingkat desa yang dibiayai dari Dana Desa diarahkan untuk diikutkan program BPJS Ketenagakerjaan.

Program ini untuk memberikan perlindungan para pekerja selama pelaksanaan proyek.

Dengan ini, setidaknya para pekerja mendapat perlindungan kecelakaan kerja dan kematian.

"Program ini wujud dari perlindungan bagi para pekerja. Jika ada risiko, mereka sudah mendapat perlindungan,"  terang Kelapa BPJS Ketenagakerjaan Blitar Raya, Hendra Elvian. 

Baca juga: DPMD Tulungagung  Sosialisasikan Kepesertaan Ketua RT dan RW Pada Program BPJS  Ketenagakerjaan 

Diakui Hendra, proyek di tingkat desa tidaklah terlalu besar.

Dari segi anggaran, biaya yang dialokasikan biasanya kurang dari Rp 200 juta.

Namun program perlindungan pekerja jasa konstruksi tingkat desa ini tidak melihat besarnya anggaran.

"Pekerja konstruksi ini bersifat temporer  selama proyek saja. Jadi menyesuaikan masa kontrak dan pemeliharaan," sambung Hendra. 

Saat ini program perlindungan pekerja jasa konstruksi di desa ini sudah  mulai berjalan.

Namun program ini belum berlaku menyeluruh di wilayah Tulungagung. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved