Berita Madiun
Asyik Mancing Ayah dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Sungai Aliran Waduk Notopuro
Sang anak terpeleset dan tercebur ke sungai, karena tidak bisa berenang ayahnya berusaha menolong ikut terjun ke sungai.
TRIBUNMATARAMAN.COM I MADIUN - Ayah dan anak, Nanang Sutrisno dan FS ditemukan tewas saat memancing di bendungan sungai aliran waduk Notopuro, tepatnya di Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Selasa (2/8/2022).
Kapolsek Pilangkenceng, AKP Koco Widodo, mengatakan kronologi tenggelamnya bapak dan anaknya itu bermula saat keduanya memancing di bendungan air Desa Duren.
"Sang anak terpeleset tercebur ke sungai, karena tidak bisa berenang ayahnya berusaha menolong ikut terjun ke sungai," kata Koco, Selasa (2/8/2022).
Ternyata sang ayah juga tidak bisa berenang, padahal sungai tersebut cukup dalam.
"Keduanya tenggelam, dan diketahui oleh warga sekitar dari kejauhan yang juga memancing di sungai tersebut," lanjutnya.
Saksi tersebut minta tolong ke warga sekitar dan menghubungi petugas untuk memgevakuasi kedua korban.
"Jadi dilakukan evakuasinya tidak lama, karena langsung diketahui oleh saksi di sekitar lokasi," tambah Koco.
Kedua korban sebenarnya warga sekitar, yaitu Desa Pilangkenceng, namun sang ayah, Nanang Sutrisno diketahui baru 3-4 hari pulang ke Madiun dari perantauannya di Kalimantan.
"Kita lakukan evakuasi ke puskemas terdekat tidak sampai dilakukan autopsi ke rumah sakit karena keluarga menerimanya sebagai musibah," pungkasnya. (Sofyan Arif Candra)