Berita Trenggalek

Petugas Gabungan di Trenggalek Masih Getol Lakukan Pemeriksaan Lalu Lintas Hewan Ternak

Petugas gabungan dari berbagai unsur masih intens mengecek lalu lintas hewan di daerah perbatasan Trenggalek

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Pengecekan kendaraan di jalan untuk meminimalisir penularan PMK di Pasar Hewan, Senin (1/8/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK - Petugas gabungan dari berbagai unsur masih intens mengecek lalu lintas hewan di daerah perbatasan Trenggalek untuk mengantisipasi masifnya penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Petugas dari kepolisian, TNI, dan pemkab kembali menyekat lalu lintas hewan itu di tiga jalur perbatasan, Senin (1/8/2022).

Tiga jalur yang menjadi pusat pengawasan, yakni jalur Trenggalek - Ponorogo, Trenggalek - Panggul, dan Trenggalek - Tulungagung.

Kasi Humas Polres Trenggalek, Iptu Suswanto menjelaskan, penyekatan masih digelar secara rutin saat hari pasaran Pasar Hewan.

Di Kabupaten Trenggalek, Pasar Hewan hanya bukan sepekan sekali dalam kalender Jawa.

"Pengecekan ini masih kami dilakukan untuk mencegah keluar masuk hewan tenak yang terjangkit PMK. Mudah-mudahan bisa membantu menekan tingkat penularan di Kabupaten Trenggalek," kata Suswanto.

Pengecekan itu digencarkan juga mengingat Pasar Hewan di Kabupaten Trenggalek tetap buka sejak awal PMK mewabah di wilayah tersebut.

Dalam penyekatan itu, petugas gabungan menghentikan tiap truk bak terbuka yang mengangkut hewan ternak, utamanya sapi.

Petugas dari Dinas Peternakan kemudian mengecek kondisi mulut dan kaki sapi tersebut untuk memastikannya dalam kondisi sehat.

"Setiap kendaraan bak terbuka yang mengangkut hewan ternak akan dihentikan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak yang dibawa serta didata asal ternak dan akan dibawa ke mana," sambungnya.

Pada pemeriksaan hari itu, lanjut dia, belum ditemukan sapi terpapar PMK yang akan dijual-belikan di pasar hewan Trenggalek.

Selain mengecek di perbatasan, petugas gabungan juga mendampingi pelaksanaan vaksinasi PMK di desa-desa.

"Termasuk juga mengedukasi peternak soal bagaimana untuk menjaga hewan ternaknya agar lebih aman dari PMK," ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved