Berita Kediri
Pembangunan Jembatan Ngadi Kediri yang Hubungkan Dua Kabupaten Lebih Cepat dari Rencana
Pembangunan jembatan Ngadi di Kabupaten Kediri berlangsung lebih cepat dari yang ditargetkan.
Reporter: Luthfi Husnika
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Sejak mulai dibangun di awal Juni lalu, progres pembangunan Jembatan Ngadi kini sudah 30 persen atau lebih cepat 11,9 persen dari jadwal yang dicanangkan.
Menurut Kepala DPU, Irwan Chandra, hingga minggu ke-3 Juli 2022, progres pembangunan jembatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulungagung ini dalam tahap pemasangan tiang pancang.
“Progress sudah 30 persen yakni sedang pemasangan pondasi dengan tiang pancang dan pengecoran pier cap,” katanya, Senin (1/8/2022).
Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan Ngadi ini terus dilakukan percepetan. Alasannya, jembatan dengan panjang bentang 47 meter ini sebagai penghubung dua kabupaten.
DPU, kata Irwan, melakukan percepatan ini menindaklanjuti instruksi Mas Dhito (Sapaan Akrab Bupati Hanindhito Himawan Pramana) mengenai target 4 bulan yang dicanangkan Juni lalu.
Dari evaluasi dan pengecekan langsung ke lapangan, lanjut Irwan, masih sesuai dengan time scedule yang telah disepakati.
Dia menambahkan, jika terjadi keterlambatan dalam pembangunan jembatan yang rusak sejak 2017 ini, maka DPU akan memberikan evaluasi terhadap pihak penyedia.
"Dari time schedule yang sudah disepakati itu, jika ada keterlambatan kita akan jalankan SOP yang ada," tegas Irwan.
Terakhir, Irwan berharap pembangunan jembatan Ngadi ini bisa tepat waktu dan bermutu. Sehingga setelah jembatan ini dirampungkan akan memberi dampak positif bagi masyarakat dan pengguna jalan di ruas tersebut.