Misteri Kematian Brigadir Yosua

Bharada E Cerita Detail Menembak Brigadir J, Lima Jam Jalani Pemeriksaan

"Sepanjang yang kami periksa, Bharada E menjelaskan banyak hal. Salah satunya adalah soal menembak," ujar Anam

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E seyelah dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Bharada E yang mengaku menembak Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo menceritakan penembakan ke Komisi Nasional Hak Asasi dan Manusia (Komnas HAM).

Cerita yang dilakukan Bharada E yang juga ajudan Irjen Ferdy Sambo saat diperiksa Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Dalam pemeriksaan ini, lima ajudan Irjen Ferdy Sambo juga diperiksa di ruang berbeda.

Kedatangan Bharada E paling belakangan dibanding lima ajudan lainnya.

Ia diperiksa selama lima jam dan baru meninggalkan kantor Komnas HAM sekitar pukul 18.24 WIB.

Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, menjelaskan Bharada E banyak mengungkap cerita termasuk soal menembak.

"Sepanjang yang kami periksa, Bharada E menjelaskan banyak hal. Salah satunya adalah soal menembak," ujar Anam pada wartawan usai pemeriksaan, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

Rupanya cerita Bharada E yang sudah ditunggu masyarakat untuk memgetahui latar belakang masalah, Anam enggan menjelaskan secara rinci.

Anam juga tidak membeber kesimpulan apapun kepada awak media terkait penembakan itu.

Sementara, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, mengungkapkan kematian Brigadir J telah menemukan titik terang usai pemeriksaan Bharada.

"Terkait peristiwanya, waktu kejadiannya, dan lokasi kejadiannya, itu sudah mulai kita temukan titik temunya," ungkap Ahmad dalam tayangan KompasTV yang dikutip Tribunnews.com.

Ahmad menyebut, selama pemeriksaan berlangsung Bharada E tenang.

Bahkan Bharada E bisa melakukan simulasi beberapa adegan kasus yang menjadi perhatian masyarakat itu dengan baik.

"Bharada E cukup tenang ketika memberikan keterangan. Penjelasannya runtut."

"Bahkan ada beberapa hal yang harus disimulasikan dan dia bisa melakukannya dengan baik," urainya.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved