Sabtu, 25 April 2026

Berita Tulungagung

Soal Pemagaran KUD Dewi Sri, Pemdes Beji Berdalih Hanya Ambil Haknya

Pemdes Beji berdalih bahwa tindakan mereka memagari KUD Dewi Sri di Tulungagung hanya untuk memastikan hak mereka aman.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Konsumen Indah Cargo yang menyewa gudang KUD Dewi Sri kebingungan, kantor pelayanan ditutup dengan pagar anyaman bambu. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Pagar anyaman bambu mengelilingi area bangunan Koperasi Unit Desa (KUD) Dewi Sri di Jalan Ki Mangunsarkoro, Tulungagung.

Pemasangan pagar bambu ini dilakukan oleh warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu bersama Pemerintah Desa setempat.

Menurut Kepala Desa Beji, Khoirudin, pihaknya bersama warga hanya menutup tanah kas desa.

"Kami punya bukti otentik, tanah KUD itu adalah aset desa. Warga meyakini tanah yang ditempati KUD adalah milik Pemdes Beji," ujar Khoirudin.

Baca juga: Kantor KUD Dewi Sri Tulungagung Dipagar Oleh Warga, Tiga Mobil Indah Cargo Terjebak Tak Bisa Keluar

Karena itu, lanjutnya, jika KUD mau tetap menggunakan tanah itu harus ada hitung-hitungan bisnis.

Harus ada kesepakatan uang sewa per bulan, atau satu tahunnya.

Apa yang dilakukan warga dan Pemdes disebut Khoirudin sebagai langkah mengambil apa yang menjadi haknya.

"Sudah ada mediasi dan kota kesepakatan. Ketua KUD terdahulu juga meyakini, lahan yang ditempati adalah tanah khas desa," ujar Khoirudin.

Khoirudin pun mengaku sudah menutup pintu mediasi dengan pihak KUD.

Bahkan Khoirudin mengaku siap, jika KUD membawa masalah ini ke ranah hukum.

Pihak desa meminta agar lahan tersebut segera dikosongkan.

"Pagarnya tidak akan kami buka sampai kapan pun. Kalau desa ada kebutuhan, baru kami akan buka kembali," tegasnya.

Mantan Modin Desa Beji ini hanya meminta KUD hengkang dari lahan yang menjadi obyek sengketa.

Sebab tanah itu nantinya akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Kalau terus seperti ini kan kesannya KUD mau menangnya sendiri," tandas Khoirudin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved