Berita Kripto
Hati-hati, Harga Bitcoin (BTC) Masih Bisa Jatuh Lebih Dalam Lagi
Meski nilainya sudah jatuh cukup dalam, namun analis memperkirakan bahwa Bitcoin (BTC) masih berpeluang untuk terjerembab lebih dalam lagi.
Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
Disclaimer : Artikel ini dibuat dengan tujuan memberi informasi, bukan untuk rekomendasi. Pembaca diharapkan melakukan analisisnya sendiri sebelum memutuskan untuk membeli maupun menjual aset kriptonya.
TRIBUNMATARAMAN.com - Para investor cryptocurrencies masih terus mengamati perkembangan nilai atau harga Bitcoin (BTC) sebelum mengambil keputusan untuk membeli.
Meski nilainya sudah jatuh cukup dalam, namun analis memperkirakan bahwa Bitcoin (BTC) masih berpeluang untuk terjerembab lebih dalam lagi.
Investor kelas kakap, Mark Mobius misalnya, menduga bahwa Bitcoin belum mencapai titik terendahnya.
"Para investor Bitcoin masih berbicara tentang membeli di titik terendah, yang artinya mereka masih berharap bahwa titik terendah itu akan segera tercapai. Ini juga berarti bahwa sebenarnya Bitcoin belum mencapai nilai terendahnya di tengah situasi bear market saat ini," ujar Mobius seperti dikutip dari Coingape.com, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: Sempat Jatuh ke Titik Terendah, Harga Bitcoin Kembali Terpompa. Tahan Berapa Lama?
Bitcoin sering dikorelasikan dengan indeks saham AS, terutama Nasdaq 100. Namun, Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas telah terkoreksi lebih cepat daripada ekuitas AS sejak awal Mei.
Menariknya, Mobius menyatakan bahwa Bitcoin akan menjadi indikator utama ketika pasar saham berada di bawah dan meminta pedatang ekuitas untuk mengalihkan perhatian mereka ke mata uang kripto.
“Cryptocurrency adalah ukuran sentimen investor. Bitcoin turun, hari berikutnya Dow Jones turun. Itulah pola yang Anda dapatkan. Itu menunjukkan bahwa Bitcoin adalah indikator utama," sambungnya.
Sementara itu, saat berita ini ditulis, dilansir dari coinmarketcap.com, 1 Bitcoin (BTC) saat ini bernilai di kisaran Rp 304,6 juta, meningkat sekitar 1,22 persen dalam rentang waktu 24 jam. Sedangkan volume perdagangannya selama 24 jam tercatat sekitar Rp 432,8 triliun, meningkat 1,61 persen.
Baca juga: Mengenal Istilah-istilah Dalam Investasi Kripto yang Wajib Diketahui Para Pemula
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/prediksi-harga-bitcoin.jpg)