Jumat, 10 April 2026

Berita Malang

Detik-detik Densus 88 Lumpuhkan Terduga Teroris di Rumah Kost Lowokwaru Kota Malang

Densus 88 Mabes Polri menangkap seorang pemuda yang diduga menjadi simpatisan ISIS di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang

Editor: faridmukarrom
Tribun Mataraman / Kukuh Kurniawan
Rumah kos berlantai tiga yang terletak di Jalan Dinoyo Permai Timur Kavling 2 No.7 RT 3 RW 6 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang menjadi lokasi penangkapan pemuda yang diduga menjadi simpatisan ISIS oleh Densus 88 Mabes Polri. 

Laporan Wartawan Tribun Mataraman Network Kukuh Kurniawan

TRIBUNMATARAMAN.com | MALANG - Densus 88 Mabes Polri menangkap seorang pemuda yang diduga menjadi simpatisan ISIS.

Dari informasi yang didapat kejadian penangkapan itu terjadi pada Senin (23/5/2022) siang di sebuah rumah kos berlantai tiga yang terletak di Jalan Dinoyo Permai Timur Kavling 2 No.7 RT 3 RW 6 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Seorang warga sekitar, Fajar (33) mengatakan, kejadian penangkapan itu terjadi pada pukul 12.00 WIB.

"Saat itu, ada dua mobil Brimob langsung menutup jalan yang mengarah ke rumah kos tersebut. Dari dua mobil itu, keluar 14 personel Brimob bersenjata lengkap. Namun sebelum mobil Brimob itu datang, sudah terlihat beberapa anggota polisi berpakaian preman berjaga di sekitar lokasi rumah kos," ujarnya Selasa (24/5/2022).

Dirinya menjelaskan, anggota polisi maupun anggota Brimob yang berjaga hanya diam saja dan tidak memberitahu apapun.

Rumah Terduga Lokasi teroris di Lowokwaru Malang
Rumah kos berlantai tiga yang terletak di Jalan Dinoyo Permai Timur Kavling 2 No.7 RT 3 RW 6 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang menjadi lokasi penangkapan pemuda yang diduga menjadi simpatisan ISIS oleh Densus 88 Mabes Polri.

"Polisinya hanya diam saja, enggak ngomong apapun," tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menuturkan, bahwa polisi langsung menangkap pemuda terduga simpatisan ISIS tersebut saat keluar dari rumah kos.

"Anaknya itu keluar dari rumah kos, langsung dirangkul sama polisi berpakaian preman. Setelah itu, langsung dimasukkan ke dalam mobil," jujurnya.

Sementara itu, TribunJatim.com (Grup Tribun Mataraman Network) langsung mengkonfirmasi penangkapan tersebut ke Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga.

"Iya memang benar, ada penangkapan. Namun yang melakukan penangkapan, langsung dari Mabes Polri. Kami hanya ikut mendampingi saja. Untuk lebih jelasnya, bisa tanya langsung ke Mabes Polri," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved