Jumat, 17 April 2026

Berita Madiun

Antisipasi Bentrok Lebih Besar Antarperguruan Silat, Ini Langkah yang Dilakukan Polres Madiun Kota

Skala bentrok terakhir lebih besar dibanding yang pertama lantaran terjadi di sejumlah titik dan melebar ke Kabupaten Madiun.

Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Tawuran sntarPerguruan Pencak Silat di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. 

TRIBUMATARAMAN.COM I MADIUN - Pasca bentrok antarperguruan pencak silat di Kota Madiun, Polres Madiun Kota akan mengumpulkan pimpinan atau ketua perguruan pencak silat.

Langkah yang dilakukan Kapolres Madiun Kota, AKBP Suryono untuk mengantisipasi membesarnya skala bentrokan.

Pasalnya, bentrokan sudah terjadi dua kali dalam kurun waktu sepekan terakhir yaitu pada 15 Mei 2022 dan 22 Mei 2022.

Skala bentrok terakhir lebih besar dibanding yang pertama lantaran terjadi di sejumlah titik dan bentrokan melebar ke Kabupaten Madiun.

Dua bentrokan tersebut terjadi setelah satu kelompok perguruan silat menggelar halal bi halal.

Rencananya, pertemuan tersebut akan berlangsung di Balai Kota Madiun, Senin (23/5/2022) malam 

"Kita sampaikan ke seluruh pimpinan ketua perguruan, kita imbau agar tidak melakukan halal bi halal lagi karena banyak mudharatnya dibanding manfaatnya, ketika balik (halal bi halal) pasti ada insiden," kata Suryono, Senin (23/5/2022).

Jika Polres Madiun Kota masih menemukan adanya kelompok yang melakukan halal bi halal, Polres Madiun Kota akan bertindak tegas termasuk memanggil penyelenggara halal bi halal tersebut.

Untuk mengantisipasi bentrok susulan, AKBP Suryono mengatakan menyiagakan 200 personel

"Kita juga lakukan sterilisasi bersama polres Madiun untuk membubarkan jika ada yang masih berkumpul," jelasnya.

Sebelumnya, bentrok antarperguruan silat kembali terjadi di Kota Madiun, Minggu (22/5/2022).

Bentrok tersebut terjadi di dua titik, yaitu di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Manguharjo, dan di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Kartoharjo.

Di dua titik tersebut, dua kelompok perguruan silat saling lempar batu dan barang-barang keras lainnya.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Suryono mengatakan insiden tersebut terjadi setelah salah satu perguruan silat menggelar halal bi halal di Kecamatan Kartoharjo.

"Pada saat perjalanan pulang sudah kita shift, kloter pertama dan kedua tidak ada masalah, lalu kloter ketiga tiba-tiba ada lemparan batu," kata Suryono, Minggu (22/5/2022).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved