Ledakan Mercon di Kediri
UPDATE Kasus Ledakan Mercon di Kediri: 1 Rumah Hancur Gegara Mercon 4 Kg yang Dibeli Secara Online
Polisi masih melakukan proses penyelidikan dari kasus ledakan mercon di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri
Rangkuman:
- Polisi masih melakukan proses penyelidikan dari kasus ledakan mercon di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri
- Diketahui pemilik rumah Bowo tidak mengetahui jika rumahnhya yang kosong digunakan oleh lima remaja untuk buat mercon
- Satu orang remaja yang alami luka ringan saat ini sedang dibawa ke Mapolres Kediri untuk dimintai keterangan lebih lanjut
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Polisi masih terus melakukan penyelidikan atas insiden kasus ledakan mercon yang hancurkan rumah di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur.
Diketahui rumah milik saudara Bowo di Dusun Balong Cino Desa Blaru Kecamatan Badas, porak poranda akibat ledakan mercon.
Informasi yang dihimpun, jika rumah itu diketahui masih kosong dan belum ditempati oleh Bowo.

Namun nahasnya rumahnya itu digunakan oleh kawanan lima orang remaja untuk pembuatan mercon, tanpa sepengtahuan dari pemilik Bowo.
Kelima kawanan remaja ini membuat petasan dimana bahan bakunya diberi secara online.
Lima remaja yang terlibat dalam pembuatan ledakan mercon ini adalah FA, BR, AR, MN,W dimana semuanya menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit HVA Tulungrejo Pare.
Khusus untuk FA hanya alami luka ringan, dan kini sedang dimintai keterangan di Mapolres Kediri.
Sebelum terjadi ledakan FA diketahui sudah memesan obat atau bahan baku mercon seberat 4 kilogram, dengan harga setiap kilogram adalah Rp 200.000.

FA juga diketahui pernah membuat mercon berupa selongsong sejak awal ramadhan lalu.
Selain itu saat terjadi ledakan diketahui FA dan empat temannya sedang melakukan pemindahan bahan ledakan mercon yang dibuatnya di rumah Bowo.
Akan tetapi nahasnya mercon meledak dan melukai kelima kawanan remaja ini dan hancurkan rumah milik Bowo.
Empat korban terluka sudah dilarikan ke Rumah Sakit HVA Pare
Sementara itu Kapolsek Pare AKP Bowo Wicaksono mengatakan jika saat ini empat korban sudah dibawa ke rumah sakit HVA Pare Tulungrejo
Adapun empat korban tersebut di antaranya Pandi, Ardiansah dan Wahyu yang merupakan warga setempat, serta Berlian merupakan warga Desa Sido Warek Kecamatan Plemahan.