Berita Persik Kediri

Pemain Veteran Persik Kediri Faris Aditama Akui Idolakan Legenda Macan Putih Budi Sudarsono

Pemain Persik Kediri Faris Aditama mengakui ternyata mengidolakan Legenda Persik Budi Sudarsono yang kini menjadi pelatih Persik U -20.

Editor: faridmukarrom
Lutfi Husnika
Faris Aditama pemain Persik Kediri saat menunjukkan jersey tahun 2014 

Laporan Wartawan Lutfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI -  Pemain Persik Kediri Faris Aditama ternyata mengidolakan Legenda Persik Budi Sudarsono.

Faris sejak lama menjadi fans Budi sebelum ia bergabung di skuad Macan Putih.

Menurut pria kelahiran 19 Februari 1988 tersebut, Budi Sudarsono layak diidolakan karena permainannya yang luar biasa.

Budi Sudarsono sendiri merupakan pemain kawakan Persik Kediri yang juga pernah membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam kejuaraan Piala Asia 2004.

Budi Sudarsono juga pernah berkesempatan menjadi pelatih Persik Kediri di tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19.

Saat masa jayanya, Budi Sudarsono menjadi idola banyak pecinta sepak bola, termasuk Persik Mania. Kemampuan bermainnya berhasil menyihir para pecinta klub bola asal Kediri tersebut, termasuk Faris Aditama.

"Saya sangat mengidolakan beliau (Budi Sudarsono) sejak dulu. Saya menilai Mas Budi punya kemampuan individu yang sangat piaway dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Mas Budi bisa bermain sangat baik saat menggiring bola melewati lawan sampai mencetak gol," ungkap Faris.

Pria asal Gurah, Kediri tersebut melanjutkan, sosok Budi Sudarsono selalu menjadi inspirasinya dalam bermain bola. Faris menjadikan Budi Sudarsono sebagai panutan supaya ia lebih giat berlatih.

"Karena cara bermainnya luar biasa, saya jadikan beliau panutan. Setiap latihan selalu berpikir bagaimana supaya bisa punya skill seperti Mas Budi. Apalagi Mas Budi juga pernah melatih Persik sebentar, jadi bisa belajar langsung," ujarnya.

Faris Aditama Gelandang Persik
Faris Aditama pemain Persik Kediri saat menunjukkan jersey tahun 2014

Bahkan, karena ia sangat mengidolakan Budi Sudarsono, Faris juga memilih nomor punggung yang sama yakni 13.

Berawal dari kecintaannya terhadap sepak bola dan sosok Budi Sudarsono, Faris kini berhasil menjadi pesepakbola profesional. Ia telah membela tim berjuluk Macan Putih itu sejak 2010.

Baca juga: Satu Pemain Brasil Giva Silva Eks Rekan Bintang PSG Neymar Jr Dikabarkan Segera Merapat ke Persik

Bahkan saat ini, Faris Aditama  menjadi kapten tertua Persik sekaligus pemain lokal terlama yang bertahan.

"Saya sekarang jadi pemain lokal terlama di Persik. Ada rasa bangga bisa membel klub idaman sejak dulu. Ingin memberikan yang terbaik untuk tim ini," katanya.

Baca juga: PT AAG Wacanakan Segera Bangun Stadion dan Latihan Sendiri untuk Persik Kediri

Faris berharap, ke depannya ia bisa terus berjuang bersama skuad Macan Putih untuk menduduki kasta tertinggi di sepak bola Indonesia. Ia juga berharap, Persik tak lagi turun kasta.

"Ingin terus bersama Persik Kediri sampai pensiun. Membela klub impian saya untuk tidak turun kasta lagi dan kalau bisa naik terus ke klasemen atas," tutupnya.

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved