Rabu, 15 April 2026

Profil

Delapan Tahun Kejar Passion, Zaldi Akhirnya Dilantik Jadi Notaris Termuda

Zaldi Bagus Pratama menjadi yang termuda dalam pelantikan dan pengambilan sumpah Notaris di Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Surabaya. Ini sosoknya

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
ist
Pelantikan dan pengambilan sumpah notaris di Kanwil Kemenkumham Jatim, Rabu (30/3/2022) 

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Sebanyak 37 orang dilantik dan diambil sumpahnya sebagai notaris, Rabu (30/3/2022), di Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Surabaya. 

Dengan pelantikan tersebut, 37 orang tersebut kini bisa berpraktik sebagai notaris.

Dalam pelantikan tersebut, sosok Zaldi Bagus Pratama P, SH, M.Kn., MH, menjadi yang termuda dilantik.

notaris zaldi bagus pratama
Zaldi Bagus Pratama P menjadi yang termuda dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan notaris di Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, Rabu (30/3/2022)

Pria asal kabupaten Gresik, Jawa Timur itu dilantik di usia 27 tahun.

“Pada umumnya, notaris dilantik di usia setidaknya 30 tahunan atau bahkan ada yang usia 50 tahun baru dilantik,” kata pria yang akrab dipanggil Zaldi tersebut seusai pengambilan sumpah jabatan notaris.

Zaldi mengatakan, dirinya tak pernah berambisi untuk menjadi yang termuda dalam pelantikan. Namun sejak ABG, dia memang bercita-cita berkarir di bidang hukum.

“Alasannya, karena dengan berkecimpung di bidang hukum, bisa menjadi problem solver, atau membantu masyarakat mengatasi masalah mereka,” imbuhnya.

Selain itu, dia merasa bahwa profesi notaris adalah salah satu profesi yang sangat dibutuhkan siapapun.

“Jadi notaris itu seperti mendapat kepercayaan dari negara untuk membuat alat bukti perdata,” ujar Zaldi.

Untuk mewujudkan passion sebagai notaris, Zaldi mengambil kuliah S1 di UPN Veteran Surabaya pada 2016.

Setelah lulus, dia langsung mengambil studi Magister Kenotariatan di Universitas Surabaya (Ubaya).

Merasa kompetensi itu saja tak cukup, pada 2019, atau setahun setelah lulus dari Magister Kenotariatan, dia lalu mengambil studi Magister Ilmu Hukum dengan konsentrasi Agraria di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

“Saya merasa kenotariatan saja kurang. Jadi akhirnya mencoba mendalami lagi dengan kuliah magister Ilmu Hukum konsentrasi Agraria.

Meski mengaku tak berambisi menjadi yang termuda dalam pengambilan sumpah jabatan notaris, namun dia tak menyangkal bahwa terselip rasa bangga.

Selain itu, dia merasa lelahnya terbayar lunas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved