Sabtu, 11 April 2026

Berita Tulungagung

Khofifah Meminta 60.000 Ton Stok Gula Jatim Tidak Digeser ke Daerah Lain

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada PTPN agar tidak menggeser stok gula yang ada di Jawa Timur ke daerah lain.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Jusuf Kalla, saat meresmikan Masjid Al-Fattah Tulungagung.  

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan stok sembako di Jawa Timur masih aman.

Hal ini diungkapkan gubernur saat hadir dalam peresmian Masjid Al-Fattah Tulungagung, Selasa (29/3/2022).

"Pada dasarnya stok sembako cukup semua," ujar Khofifah selepas acara.

Namun yang perlu menjadi perhatian khusus adalah minyak goreng curah.

Sebab  ada harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah.
 
Karena itu stok minyak goreng curah akan didorong lagi, mengingat harga minyak goreng premium kemasan cukup tinggi.

"Selama ini kami dengan RNI (PT Rajawali Nusantara Indonesia) yang punya stok minyak curah. Saya minta untuk dimaksimalkan," sambung Khofifah.

Selebihnya stok pangan seperti beras dan daging masih kondisi stabil.

Selain minyak, gula juga menjadi perhatian Gubernur.

Saat ini ada stok sekitar 60.000 ton gula, dan dianggap masih aman untuk Jawa Timur.

Karena itu Khofifah meminta kepada PTPN agar stok gula yang ada ini tidak digeser ke daerah lain.

"Seharusnya stok yang ada itu aman sampai Mei. Karena itu saya minta stok itu jangan dibawa kemana-mana," tegas Khofifah.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, juga memastikan stok pangan di wilayahnya aman.

Satu-satunya komoditi yang masih menjadi perhatian adalah minyak goreng.

Pihaknya berharap ada tata niaga minyak goreng yang bisa menjamin stok, serta harga yang terjangkau masyarakat.

"Dalam waktu dekat akan kami pantau. Mungkin awal-awal bulan ini," ucap Maryoto.

Sementara stok komoditi pangan lain masih dinilai aman.

Stok beras cukup melimpah karena sudah mulai panen raya.

Sementara jagung juga sudah mulai tanam untuk wilayah pegunungan selatan Tulungagung.

"Jagung sudah mulai besar, sebentar lagi juga panen. Tanaman pangan relatif  aman," pungkasnya. (David Yohanes) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved