Pembantaian Ibu dan Anak

Petinggi Polisi Sampai Nangis Ceritakan Kekejian Pembantaian Ibu dan Anak Jasad Dibuang di Tol

jasad kedua korban dibuang Dony dari ketinggian 50 meter. Jasad bocah MFA saat dibuang tanpa mengenakan busana.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kota Semarang, Dony Christiawan Eko Wahyudi (31) tampak tertunduk di Polda Jateng, Jumat (18/3/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pembataian ibu dan anak yang tergolong sadis dan dramatis mengundang iba petinggi Polda Jateng saat menceritakan kronologinya.

Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro yang memimpin jumpa pers bicaranya sampai terbata-bata saat menerangkan kebiadaban pelaku.

Pasalnya, untuk membunuh MFA, bocah 5 tahun caranya sangat sadis.

Korban MFA, anak Bu Bidan, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (33) sangat sadis hingga mengetuk hati petinggi kepolisian.

MFA disekap dalam kamar hingga korban mati lemas.

Setelah itu jasad MFA dalam kondisi tak mengenakan busana dibuang ke kolong jembatan Tol Semarang-Bawen KM 425 Susukan, Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Minggu (20/2/2022).

Untuk membuang anak tak berdosa itu, dilempar dari ketinggian 50 meter ke semak-semak.

Ketika jumpa pers berlangsung, Kombes Djuhandani terlihat 2 kali menitikkan air mata.

"Kasus ini memang cukup dramatis," ujar Kombes Djuhandani saat di Polda Jateng.

Dalam gelar ungkap kasus itu Kombes Djuhandani sebanyak dua kali menahan tangis.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved