Pembunuhan Bu Bidan dan Anaknya

Fakta di Balik Kasus Dramatis Bu Bidan & Anaknya Oleh Pria Beristri, Direskrimum Tahan Air Mata

Pria dengan pangkat tiga melati di pundak itu terlihat 2 kali menitikkan air mata. "Kasus ini memang cukup dramatis," ujar Kombes Djuhandani.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Jasad Bu Bidan yang dibungkus sarung oleh pelaku saat ditemukan di kolong tol Semarang 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Fakta yang muncul di balik kasus dramatis Bu Bidan, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (33) dan anaknya MFA (5) oleh pria beristri, Dony Christiawan Eko Wahyudi (31) sangat sadis hingga mengetuk hati petinggi kepolisian.

Itu terlihat saat Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menggelar jumpa pers.

Pria dengan pangkat tiga melati di pundak itu terlihat 2 kali menitikkan air mata.

"Kasus ini memang cukup dramatis," ujar Kombes Djuhandani saat konferensi pers di Polda Jateng.

Dalam gelar ungkap kasus itu Kombes Djuhandani sebanyak dua kali menahan tangis.

Ia menitikkan air mata saat menjelaskan kondisi korban MFA yang masih berusia 5 tahun.

Jasad MFA ditemukan sudah tinggal kerangka, Rabu (23/2/2022).

"Mohon maaf kita berduka terhadap korban. Kita punya anak tentu melihat kasus itu sangat dramatis," katanya sembari menahan air mata yang jatuh.

Lebih tragis lagi, jasad kedua korban dibuang Dony dari ketinggian 50 meter. Jasad bocah MFA saat dibuang tanpa mengenakan busana.

Sementara jasad bu bidan dibungkus sarung dengan kondisi sudah membusuk.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved