Berita Tulungagung

Gandeng ILO, Pemkab Tulungagung Bentuk Migrant Worker Resource Centre (MRC)

Gandeng ILO, Pemkab Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meluncurkan Migrant Worker Resource Centre (MRC)

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso memberikan santunan ke keluarga pekerja migran, saat peluncuran Migrant Resource Centre (MRC) 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meluncurkan Migrant Worker Resource Centre (MRC), Jumat (18/3/2022).

Lembaga baru ini akan memberikan perlindungan para pekerja migran secara menyeluruh.

Baik selama proses di Indonesia, selama bekerja di negara penempatan, hingga menyelesaikan kontrak dan kembali ke Indonesia.

MRC didukung sejumlah lembaga Internasional, seperti International Labour Organization (ILO), UN Women, Spotlight Initiative dan Uni Eropa.

Peluncuran secara virtual ini juga diikuti  Kementerian Tenaga Kerja, Koalisi Perempuan Indonesia dan KSBSI.

Lembaga ini akan menjadi  pusat informasi dan layanan terpadu satu atap untuk perlindungan pekerja migran dan keluarga.

"Setiap hari MRC akan dijalankan dari Disnakertrans," terang Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso.

Lanjut Agus, sebelumnya perlindungan menjangkau pekerja migran sebelum keberangkatan dan setelah pulang.

Namun selama di negara penempatan, pihaknya tidak bisa menjangkau para pekerja migran asal Tulungagung.

Namun dengan MRC serta lembaga-lembaga pendukungnya, maka para pekerja migran kini terlindungi selama menjalankan kontrak kerjanya.

"ILO dengan jaringannya sangat memungkinkan untuk melindungi pekerja migran kita selama di negara penempatan," tegas Agus.

Para pihak memilih membentuk  MRC di Tulungagung karena selama ini telah ada upaya perlindungan pada pekerja migran.

Disnakertrans Kabupaten Tulungagung khususnya, dianggap berhasil memberikan perlindungan pekerja migran.

Agus membantah, Tulungagung dipilih karena menjadi basis pekerja migran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved