Berita Nganjuk

Branding Kota Nganjuk Menjadi Kota Wisata, Pemkab Nganjuk Mulai Gerakan Pengecatan Bersama

Ingin menjadikan Nganjuk Kota Wisata, Pemkab Nganjuk mulai gerakan pengecatan bersama yang dimulai dari Jl Ahmad Yani

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Jalan A Yani Kota Nganjuk yang dipersiapkan untuk satu jalur dari arah selatan ke utara sudah lengkap dengan marka dan rambu jalan sebagai salah satu penataan Kota. Namun hingga kini penerapan satu arah belum direalisasi sehingga menimbulkan kerawanan kecelakaan.  

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Upaya mencitrakan jalan A Yani Kota Nganjuk sebagai destinasi wisata dan kawasan ekonomi terus dilakukan Pemkab Nganjuk.

Kali ini upaya yang dilakukan dengan Gerakan Pengecatan bersama "Pelangi Jalan A Yani" Kota Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, tema tersebut mempunyai arti Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Konsep Pelangi sendiri diambil dari kebhinekaan yaitu symbol kebersamaan, symbol banyak warna sehingga diberi nama "Pelangi di jalan A Yani".

"Untuk pengecatan Tahap pertama dimulai dari jalan A Yani, untuk tahap berikutnya pengecatan khusus pagar di seluruh lingkungan Pemda Kabupaten Nganjuk," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Dikatakan Marhaen Djumadi, karena setiap orang mempunyai warna kesukaan sendiri, maka dalam pengecatan bangunan dan pagar tidak mewajibkan warna. Dengan demikian jenis warna dibebaskan sesuai selera warga pemilik pagar atau bangunan.

Tahap selanjutnya yaitu gerakan pengecatan di 20 kecamatan seluruh Kabupaten Nganjuk. Pelaksanaanya akan diawali dengan mengumpulkan semua pihak untuk melaksanakan gotong royong bersih-bersih dan pengecatan.

"Kami optimis, dengan gerakan pengecatan ini wajah Kabupaten Nganjuk nanti akan beda, dan kami yakini akan bisa memberikan aura positif mengarah pada Nganjuk bangkit dan nyawiji," ujar Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, pengecatan khususnya di jalan A Yani selain untuk mempercantik Kota Nganjuk, nantinya diharapkan juga dapat dijadikan tempat untuk berswafoto bagi para pengguna jalan yang lewat.

"Seperti keberadaan tugu Jayastamba merupakan logo icon Nganjuk yang artinya kemenangan, nantinya di 20 kecamatan juga harus mempunyai tugu kemenangan, dan saatnya setiap kecamatan harus punya mental menang," tandas Marhaen Djumadi.

Sedangkan dalam rangka pembenahan Kabupaten Nganjuk, tambah Marhaen Djumadu, pihaknya juga mengajak agar semua komponen harus terlibat, terutama pemda Nganjuk, pengusaha, dan pabrik.

"Tentunya melalui tahap demi tahap kami akan terus melakukan pembenahan - pembenahan di Kabupaten Nganjuk. Kita bangun Nganjuk, karena Nganjuk milik kita bersama. Ayo kita jaga dan kita bangun bersama sehingga Nganjuk bisa jadi kebanggan kita bersama," tutur Marhaen Djumadi. (aru/Achmad Amru Muiz)
 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved