Berita Nganjuk

Program Binrohtal Virtual, Upaya Polres Nganjuk Jaga Polisi Tetap Profesional

Polres Nganjuk meluncurkan program pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) virtual anggota Kepolisian. Ini tujuannya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribun
Pelaksanaan program Binrohtal yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Polres Nganjuk yang diikuti jajaran Polsek secara virtual di Kabupaten Nganjuk.  

TRIBUNMATARAMAN.com NGANJUK - Polres Nganjuk meluncurkan program pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) virtual anggota Kepolisian.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan, Program Binrohtal Virtual tersebut merupakan salah satu cara merawat kesehatan mental agar seluruh anggota Polres Nganjuk mempunyai rohani dan mental yang bagus serta profesional.

Dengan modal tersebut, tugas yang diemban anggota Kepolisian Polres Nganjuk akan dapat diselesaikan dengan baik dan humanis sehingga dapat merebut hati rakyat.

"Tentunya dengan rohani dan mental yang sehat tentu akan memberikan konstribusi pada tugas menjaga kemanan dan ketertiban dimana mereka bertugas. Mental yang sehat juga akan memberikan dampak positif yang nyata kepada kepercayaan masyarakat sehingga misi 'zero mistake dan zero complaint' dalam tugas pemolisian bisa terwujud," kata Boy Jeckson Situmorang melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Minggu (13/3/2022).  

Boy Jeckson Situmorang telah menginstruksikan jajarannya untuk menggandeng pemuka agama yang dikenal punya wawasan kebangsaan. Terutama mereka yang tergabung dalam Da’i dan Ulama Kamtibmas Kabupaten Nganjuk. Dan mengingat masa pandemi Covid-19, kegiatan pembinaan rohani dan mental bisa digelar secara virtual.

Binrohtal virtual di Polres Nganjuk, ungkap Boy Jeckson, akan dilaksanakan setiap hari Kamis dengan durasi 45 menit bertempat di masjid Al-Ikhlas Polres Nganjuk. Untuk anggota Polsek jajaran secara serentak ikut menyaksikan kegiatan Binrohtal di kantor masing-masing secara virtual.

"Program ini menjadi salah satu inisiatif kami agar pembinaan kerohanian serta kesehatan mental petugas kepolisian bisa tetap berjalan di masa pandemi Covid-19. Bagaimanapun, kesehatan rohani dan mental akan mempengaruhi cara kerja dan berpikir anggota dalam menyelesaikan masalah secara profesional di tengah-tengah masyarakat," tutur Boy Jeckson Situmorang.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved