Berita Nganjuk

Duh, Karyawan Bank Embat Ponsel yang Tertinggal di Mesin ATM

Seorang karyawan bank di Kabupaten Nganjuk terpaksa berurusan dengan polisi karena mengambil ponsel milik orang lain yang tertinggal di mesin ATM.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist/tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Seorang karyawan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Nganjuk, Jawa Timur, ditangkap unit reskrim Polsek Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, karena mengambil ponsel milik orang lain yang tertinggal di mesin ATM. 

Menurut Kanitreskrim Polsek Sukomoro, Aiptu Suswanto, pria berinisial RA (22) yang berasal dari Jombang itu dilaporkan mencuri ponsel Samsung Galaxy A52. 

Aiptu Siswanto menjelaskan, kasus tersebut berawal dari korban yang datang ke salah satu ATM wilayah Sukomoro Nganjuk.

Setelah melakukan kegiatan transaksi di ATM tersebut, korban langsung pergi pulang ke rumah neneknya yang tidak jauh dari lokasi ATM.

"Saat di rumah neneknya tersebut, korban baru sadar kalau handphone tertinggal di mesin ATM," kata Siswanto didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Minggu (13/3/2022).

Selanjutnya, dikatakan Siswanto, korban kembali ke tempat mesin ATM tempat handphone miliknya tertinggal. Namun ternyata handphone sudah tidak ada di atas mesin ATM tersebut. Selain itu, korban juga berusaha menelpon handphone miliknya tersebut namun tidak diangkat.

"Korban akhirnya melapor ke Polsek Sukomoro atas kehilangan handphone tertinggal di atas mesin ATM," ucap Siswanto.

Atas masuknya laporan dari korban tersebut, ungkap Siswanto, unit Reskrim Polsek Sukomoro Polres Nganjuk langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi.

Dari penyelidikan yang dilakukan akhirnya bisa diketahui siapa yang mengambil handphone milik korban yang tertinggal di atas mesin ATM.

"Pelaku yang mengambil handphone korban diamankan unit Reskrim saat pulang dari tempat kerjanya di salah satu BPR di Nganjuk. Dan dari tangan tersangka dapat diamankan barang bukti handphone milik korban. Saat ini, tersangka masih dilakukan pemeriksaan penyidik dalam proses hukum yang dijalankan," tutur Siswanto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

 


Caption Foto: Tersangka RA diamakan polisi setelah dituduh mengambil handphone tertinggal di mesin ATM.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved