Berita Kediri
Wali Kota Kediri Ingatkan Dampak Negatif Binary Option
sudah saatnya masyarakat itu kita ajarkan meletakkan investasi di tempat yang benar. Negara kita juga sudah memberikan fasilitas untuk investasi.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Anas Miftakhudin
TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI- Di era pandemi Covid-19 sebagian orang bisa mengambil keuntungan seenaknya sendiri melalui binary option atau robot trading yang sebenarnya itu bodong atau ilegal.
Hal itu disampaikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kediri di Ruang Kilisuci Hotel Grand Surya Kota Kediri, Rabu (2/3/2022).
Diungkapkan, saat ini literasi masyarakat terkait dengan keuangan masih kurang.
Sehingga TPAKD harus lebih aware tentang hal ini.
“Saya kira sudah saatnya masyarakat itu kita ajarkan meletakkan investasi di tempat yang benar. Negara kita juga sudah memberikan fasilitas untuk investasi yang baik contohnya seperti Sukuk,” imbuhnya.
Disampaikan, ke depan TPAKD harus lebih memperluas akses keuangan. Karena saat ini masih banyak masyarakat yang tidak memiliki rekening.
Apalagi di zaman sekarang semua serba digital. Karena jika pemerintah daerah memberikan bantuan bisa langsung sampai ke yang bersangkutan apabila telah memiliki rekening.
Untuk itu semua pihak bersama-sama memberikan edukasi agar mereka lebih melek lagi terhadap akses keuangan.
Wali kota juga berpesan agar TPKAD Kota Kediri bisa menjadi penguat ekosistem ekonomi yang ada di Kota Kediri.
Selain itu bisa memberikan pendampingan yang paripurna untuk para UMKM yang ada di Kota Kediri.
“Kalau kita berkomitmen untuk memajukan perekonomian di Kota Kediri, hal itu penting untuk kita pikirkan dan lakukan bersama,” ujarnya.