Berita Nganjuk

Masuk Zona Merah dan PPKM Level 3, Bupati Nganjuk Siap Terbitkan SE Pembatasan Aktivitas Warga

Plt Bupati Nganjuk akan menerbitkan SE Pengaturan kegiatan masyarakat sebagai respon terhadap Nganjuk zona merah dan PPKM Level 3

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Kabupaten Nganjuk masuk Zona Merah dan PPKM Level 3.

Karena itu, Bupati Nganjuk akan menerbitkan Surat Edaran (SE) Pengaturan kegiatan masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut nantinya dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan perekonomian. Dimana dalam pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut akan disesuaikan dengan kondisi termasuk orangnya.

"Kami ingin ekonomi masyarakat tetap jalan dan kesehatan dampak penyebaran Covid-19 varian omicron bisa dikendalikan," kata Marhaen Djumadi, Kamis (24/2/2022).

Diakui Marhaen Djumadi, penyebaran Covid-19 varian Omicron di Kabupaten Nganjuk saat ini cukup cepat sekali. Bahkan hingga saat ini sejak bulan Januari 2022 telah ada 1.619 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Melihat hal itu kamipun berharap dengan SE tersebut bisa secepatnya mengendalikan penyebaran virus corona varian Omicron," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr Laksomono menambahkan, berdasar hasil Rakor tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dalam menyikapi status PPKM level 3 dan zona merah tersebut dalam tahap awal akan disikapi dengan dua kegiatan.

Yakni pelaksanaan operasi yustisi dan vaksinasi yang dipercepat serta diperkuat.

Operasi yustisi akan dilakukan dengan langsung menerapkan denda dan bukan lagi teguran ataupun peringatan.

"Terutama untuk pelanggaran pemakaian masker di jalan akan dilakukan penindakan dengan sanksi denda tim Gabungan Satgas Covid-19," kata Laksomono.
 
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 juga akan semakin digencarkan dalam PPKM level 3. Berbagai langkah akan dilakukan hingga datangi rumah-rumah warga untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terutama untuk warga lanjut usia (lansia) dan orang dewasa.

"Tentunya untuk kegiatan vaksinasi tersebut didukung sepenuhnya oleh TNI dan Polri untuk percepatan vaksinasi tersebut," ujar Laksomono.

Sedangkan persiapan lain yang dilakukan Pemkab Nganjuk, tambah Laksomono, yakni dengan mempersiapkan empat RS rujukan di Kabupaten Nganjuk untuk melakukan perawatan pasien Covid-19 tergolong berat atau komorbit. Dan untuk pasien dengan karus Covid-19 ringan tanpa gejala atau gejala ringan disarankan isolasi mandiri (Isoman) atau menempati tempat Isoter (Isolasi Terpusat) di Gedung Mpu Sendok. Apabila tempat Isoter Mpu Sendok penuh maka Pemkab Nganjuk menyiapkan Isoter di Hotel Wilis dan Hotel Sanggrahan.

"Yang jelas, Dinkes akan mempersiapkan semuanya dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19 ini. Dan kamipun selalu berharap penyebaran Covid-19 diduga varian Omicron di Kabupaten Nganjuk bisa segera terkendali dan jumlah kasus menurun," tutur Laksomono. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved