Breaking News:

Berita Kediri

Air Sungai Brantas Kediri Telah Tercemar Microplastic

Sungai Brantas yang melintas di tengah Kota Kediri, berdasarkan hasil ekspedisi dan penelitian Ecoton, airnya telah tercemar limbah microplastic

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersama rombongan naik perahu karet melakukan susur Sungai Brantas, Rabu (15/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Sungai Brantas yang melintas di tengah Kota Kediri, berdasarkan hasil ekspedisi dan penelitian Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), airnya telah tercemar microplastic

Microplastic juga ditemukan dari hasil ekspedisi dan penelitian Ecoton pada 23 sungai besar lainnya di Indonesia. 

"Microplastic kami temukan di Sungai Brantas di Kediri dan hilir sungai juga mengandung microplastic," ungkap Prigi Arisandi, Peneliti Ecoton saat nonton bareng film dokumenter Ekspedisi 3 Sungai dan Diskusi Sampah Sachet Tak Seindah Sunset di Cafe Segoro, Kota Kediri, Minggu (9/1/2022) malam.

Dijelaskan, sumber dari microplastic berasal dari tumpukan sampah plastik. Apalagi setiap tahun Indonesia menghasilkan sekitar 8 juta ton sampah plastik.

Namun dari jumlah tersebut yang mampu diolah baru sekitar 3 juta ton. Sehingga masih ada sekitar 5 juta ton yang tidak terkelola.

Akibatnya sampah mengakibatkan pencemaran microplastic seperti ditemukan di Sungai Brantas.

"Kami mendorong agar ada perlakuan terhadap sampah kita. Masyarakat di Kediri dan Jawa Timur harus bertanggung jawab terhadap sampah yang kita buang," jelasnya.

"Indonesia kawasan tropis, sampah plastik mudah terpapar matahari sehingga menjadi microplastic," jelasnya.

Apalagi air Sungai Brantas di hilir sungai juga diolah menjadi bahan baku PDAM Surabaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved