Breaking News:

Berita Kediri

Jumlah Penumpang KA di Wilayah Daop 7 Madiun Meningkat 155 Persen Selama Natal dan Tahun Baru

PT KAI Daop 7 Madiun mencatat telah melayani sebanyak 181.207 pelanggan KA di stasiun wilayah Daop 7 Madiun selama periode 17 - 28 Desember 2021

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Penumpang KA di Daop 7 Madiun selama Nataru mengalami kenaikan. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat telah melayani sebanyak 181.207 pelanggan KA di stasiun wilayah Daop 7 Madiun selama periode 17 - 28 Desember 2021. 

Rinciannya 89.889 pelanggan KA yang naik dan 91.318 pelanggan KA yang turun.

“Selama periode tersebut, jumlah rata-rata pelanggan di wilayah Daop 7 Madiun per harinya sebanyak 15.100 pelanggan, “ ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Rabu (29/12/2021). 

Dijelaskan, angka itu naik jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 17 - 28 Desember 2020 lalu yaitu melayani sebanyak 116.945 pelanggan dengan rincian 55.980 pelanggan KA yang naik dan 60.965 pelanggan KA yang turun. Sedangkan rata-rata perhari melayani sebanyak 9.745 pelanggan.

"Jadi ada kenaikan sekitar 155 persen pelanggan KA jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama," jelas Ixfan. 

Rute yang menjadi favorit masyarakat di wilayah Daop 7 Madiun yakni, relasi Madiun - Surabaya, Madiun - Yogyakarta, Madiun – Pasar Senen, Madiun - Lempuyangan, dan Madiun - Kiaracondong. 

Pada periode yang sama Daop 7 Madiun mencatat telah menolak sebanyak 1.248 keberangkatan calon penumpang KA karenakan calon penumpang tidak bisa memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang telah ditentukan. 

“Hanya pelanggan yang benar – benar memenuhi persyaratan yang diperbolehkan berangkat naik KA. Apabila tidak dapat memenuhi syarat, kami mohon maaf yang bersangkutan tidak bisa naik, dan selanjutnya bea tiket akan kembalikan sebesar 100 persen diluar biaya pemesanan,” jelasnya.

Ixfan menambahkan, Daop 7 Madiun juga menyediakan 7 stasiun yang terdapat layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen seharga Rp 45.000. Di antaranya Stasiun Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, dan Nganjuk.

"Pelanggan Kereta Api diharapkan dapat memanfaatkan berbagai layanan tersebut dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin pada saat menggunakan layanan kereta api guna mencegah penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved