Breaking News:

Berita Trenggalek

Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Dosis Pertama Sebelum Nataru, Pemkab Trenggalek Sasar Warga Pelosok

Pemkab Trenggalek terus mengejar target 70 persen warga tervaksin Covid-19 dosis pertama sebelum Natal dan tahun baru (Nataru).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
Tribunmataraman.,om/aflahul abidin
Bupati Trenggalek bersama Forkopimda Kabupaten Trenggalek saat mengecek vaksinasi di Desa Prambon, Tugu, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek terus mengejar target 70 persen warga tervaksin Covid-19 dosis pertama sebelum Natal dan tahun baru (Nataru).

Salah satu cara yang kini tengah digiatkan adalah pelaksanaan vaksinasi ke daerah-daerah pelosok, untuk menjangkau warga pelosok yang hingga kini belum tervaksin.

Hal itu disampaikan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika meninjau vaksinasi Covid-19 di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Selasa (21/12/2021).

Di desa tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, 75 persen warga sudah tervaksin dosis pertama.

“Sisanya para lansia dan segala macam, yang itu kalau dimobilisasi di satu tempat akan susah. Jadi kami nanti juga akan berusaha untuk vaksin ke pelosok-pelosok,” tutur Mas Ipin.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi di Kabupaten Trenggalek masih sekitar 67 persen. Dengan demikian, masih kurang sekitar 3 persen untuk mencapai target.

Jumlah kekurangan itu setara dengan 14 ribu sasaran.

“Kami akan terus mengejar capaian vaksinasi ini. Kami targetkan sampai sebelum Natal bisa 70 persen. Capaian kami kurang sedikit lagi. Jadi harusnya dalam waktu dekat bisa tercapai,” sambung dia.

Dengan target capaian vaksinasi itu, Mas Ipin berharap kekebalan komunitas di Kabupaten Trenggalek bisa lebih cepat tercapai.

Harapannya, hal itu akan menghindarkan Kabupaten Trenggalek dari risiko lonjakan kasus dampak varian baru Omicron.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni menjelaskan, stok vaksin yang ada saat ini masih mencukupi untuk mencapai target.

“Ada sekitar 96 ribu dosis. Jadi misalnya ini digunkaan, sangat mencukupi untuk mencapai 70 persen,” kata Saeroni.

Pihaknya juga tengah mengumpulkan data warga Trenggalek yang belum tervaksin Covid-19. Data dan nama-nama ini akan menjadi sasaran berikutnya dalam vaksinasi ke daerah pelosok.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved