Breaking News:

Berita Kediri

Buntut Kekisruhan Seleksi Pengisian Perangkat Desa, Inspektorat Klarifikasi Data ke Tim Seleksi

Tim kami ke sana itu dalam rangka klarifikasi data, setelah sebelumnya kita klarifikasi data ke UIN Tulungagung.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Farid Mukarrom
Suasana Tes Pengisian Perangkat Desa di Convention Hall Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Inspektorat Daerah Kabupaten Kediri mengklarifikasi data dari tim pengisian perangkat desa dengan data pihak ketiga Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatulloh Tulungagung sebagai tim penguji.  

Langkah yang dilakukan Inspektorat menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono atau Mas Dhito untuk mengusut indikasi dugaan pelanggaran tahapan seleksi perangkat desa.

Salah satu data yang diperiksa oleh pihak inspektorat adalah Desa Ngampel di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

"Tim kami ke sana itu dalam rangka klarifikasi data, setelah sebelumnya kita klarifikasi data ke UIN Tulungagung," kata Plt Kepala Inspektorat Wirawan.

Menurut Wirawan, pada 9 Desember 2021 lalu, Desa Ngampel, termasuk salah satu dari 68 desa yang ikut serta melakukan tahapan ujian seleksi perangkat di Basement SLG dan Convention Hall SLG.

Data yang dimiliki panitia pengisian perangkat desa, nantinya disandingkan dengan data dari pihak UIN Tulungagung.

Wirawan Kepala Inspektorat Kabupaten Kediri saat ditemui di ruang kerjanya
Wirawan Kepala Inspektorat Kabupaten Kediri saat ditemui di ruang kerjanya (TribunMataraman.com/Farid Mukarrom)

"Inspektorat akan menguji data yang ada di panitia pengisian perangkat desa dengan data milik panitia penguji, itu kita bandingkan," ungkap Wirawan.

Penjelasan Wirawan itu sekaligus mengklafifikasi adanya isu ujian ulang pengisian perangkat desa di Desa Ngampel. 

"Diterangkan, ujian ulang pengisian perangkat dipastikan belum ada, karena proses pemeriksaan indikasi pelanggaran tahapan seleksi perangkat desa pada sistem penilaian hasil ujian masih berjalan," jelas Wirawan yang juga menjabat sebagai PLT Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kediri.

Sementara itu, ketua tim penguji dari pihak UIN SATU Tulungagung Mashudi dihubungi secara terpisah membenarkan pihak Inpektorat telah mendatangi UIN Satu Tulungagung untuk meminta klarifikasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved