Kamis, 16 April 2026

Berita Lamongan

Warga Desa di Lamongan Berhasil Ciptakan Pesawat Terbang, Satu Unit Sudah Dibeli Pemerintah Ceko

dari desa yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Lamongan, ada seorang warga yang mempunyai bakat membuat pesawat terbang.

Editor: eben haezer
tribunjatim/hanif manshuri
Pesawat terbang buatan warga Lamongan yang diparkir di depan rumah. 

REPORTER: Hanif Manshuri

TRIBUNMATARAMAN.com | LAMONGAN - Orang Lamongan boleh berbangga. Sebab, dari desa yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Lamongan, ada seorang warga yang mempunyai bakat jenius. 

Pria jenius itu adalah Heri Santoso, asal Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, kabupatne Lamongan.

Laki-laki lulusan STM Babat ini memiliki keterampilan membuat pesawat terbang.

Pesawat yang semula dirancang dan dirampungkan  di Jawa Barat itu  sudah dibawa pulang ke kampung halamannya, Modo Lamongan.

Pesawat jenis Short Take-Off and Landing (STOL) tersebut seluruh proses pembuatan pesawat, mulai dari desain hingga pengerjaan dilakukan Heri seorang diri.

Sedangkan untuk bahan, hampir semuanya didatangkan dari luar negeri.

Heri membawa pulang pesawatnya dengan diangkut menggunakan truk. Bagian-bagian pesawat seperti sayap, baling-baling hingga roda dilepas agar lebih mudah untuk diangkut ke truk.

"Pesawat ini tiba di sini (Lamongan, res) hari Minggu kemarin," kata Heri, saat ditemui di rumahnya, Rabu, (15/12/2021).

Ternyata, Heri sebelumnya sudah pernah membuat 2 unit pesawat dengan jenis yang sama. Dan dus pesawat yang dibuat Heri sudah laku terjual dibeli oleh Pemerintah Republik Ceko.

Untuk pesawat ketiga yang dibawa pulang ke Lamongan ini  karena ingin menunjukkan kepada orang tuanya, sekaligus agar bisa diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) dari di tanah kelahirannya, di Desa Sumberagung Modo.

Pesawat yang dibawa pulang ke kampung halamannya itu sejatinya sudah milik TNI Angkatan Udara.

"Pesawat ini milik TNI AU. Rencananya akan diresmikan Kasau bulan Januari 2022. Nah, karena saya orang asli Lamongan, jadi saya merasa terpanggil untuk diresmikan di Lamongan, " kata Heri.

Pesawat jenis STOL buatan Suyanto itu memiliki 2 kursi penumpang dan mampu terbang dengan kecepatan maksimal 200 kilometer per jam.

Untuk kapasitas bahan bakar 80 liter, durasi terbang kurang lebih 4 jam penerbangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved