Breaking News:

Berita Tulungagung

Lapas Kelas IIB Tulungagung Gandeng BNNK dan Satreskoba Untuk Memerangi Peredaran Gelap Narkotika

Lapas kelas IIB Tulungagung berkomitmen bersinergi dengan BNNK dan Satreskoba Polres Tulungagung untuk memerangi peredaran gelap narkotika.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Pembahasan sinergitas Lapas Kelas IIB Tulungagung, BNNK Tulungagung dan Satreskoba Polres Tulungagung.  

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Lapas Kelas IIB Tulungagung menegaskan komitmen untuk bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Satreskoba Polres Tulungagung.

Lapas menyatakan siap membantu dua institusi tersebut, dalam memerangi peredaran gelap narkotika.

Hal ini tidak lepas mayoritas warga binaan Lapas berasal dari kasus narkotika.

"Saat ini ada 337 warga binaan dari kasus narkotika. Itu 60 persen dari total warga binaan," terang Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Tunggul Buwono, Rabu (8/12/2021).

Tunggul mengungkapkan, saat ini ada 669 warga binaan.

Dari jumlah itu berstatus narapidana 419 pria, dan 12 narapidana perempuan.

Selain itu ada warga binaan dengan status  tahanan, terdiri dari 223 pria dan 15 perempuan.

Dari 337 warga binaan kasus narkotika, tujuh di antaranya adalah bandar, 62 pengedar dan 308 pengguna.

"Mereka berasal dari seluruh wilayah Jawa Timur. Justru kalau warga binaan asli Tulungagung, mayoritas pidana umum," sambung Tunggul.

Lanjutnya, sinergitas dengan BNNK dan Satreskoba adalah bagian upaya Lapas untuk ikut serta memutus mata rantai peredaran narkotika.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved