Breaking News:

Berita Kediri

Remaja Masjid Diharapkan Mensyiarkan Kebaikan Masjid Berbasis Digital

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil mendorong agar para remaja masjid makin cakap menggunakan teknologi

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Diskusi Peran Remaja Masjid Sebagai Garda Terdepan Pembangunan Bangsa di Era Milenial di Kota Kediri, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil  menyampaikan harapannya kepada remaja masjid pada era milenial di Kota Kediri.

“Remaja masjid era milenial yang serba cakap dalam menggunakan teknologi sudah seharusnya dioptimalkan potensinya untuk ikut memakmurkan masjid. Pada era pandemi Covid-19 ini, teknologi menjadi sarana yang ampuh untuk memakmurkan kegiatan masjid dengan berbasis teknologi,” ungkap KH Abu Bakar Abdul Jalil pada diskusi Peran Remaja Masjid Sebagai Garda Terdepan Pembangunan Bangsa di Era Milenial, Rabu (1/12/2021).

Diungkapkan Gus Ab, sapaan KH Abu Bakar Abdul Jalil, salah satu perwujudan implementasi teknologi oleh remaja masjid dengan cara membuat akun di  sosial madia seperti facebook, youtube, Instagram, dan Tik Tok untuk membantu mensyiarkan kebaikan masjid berbasis digital.

Selain itu para remaja masjid juga dapat mengisi atau bahkan mendominasi muatan sosial media dengan muatan-muatan positif menjadi salah satu bidang garapan strategis para remaja masjid milenial.

Ditambahkan Gus Ab, jika hal tersebut disadari bersama-sama, tentu estafet ketakmiran akan dinamis karena memiliki stok generasi yang mumpuni.

"Sangat ditunggu dari kesediaan pemuda dan remaja untuk ikut memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Sementara Mandung Sulaksono, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri  mengatakan para remaja masjid harus melek teknologi.

“Eranya millenial ini, para remaja masjid harus sejalan dengan perkembangan zaman seiring semakin melesatnya teknologi informasi dan komunikasi ini,” jelasnya. 

Mandung juga mewanti-wanti, walaupun zaman terus berkembang rasa cinta tanah air dan menjunjung tinggi syariat-syariat beragama harus dijaga dengan baik. 

“Tameng kita adalah agama, jiwa nasionalisme, patriotisme dan bela negara yang akan menjadi penyeimbang dari globalisasi dan perkembangan zaman,” tandasnya.

Menurutnya, peran remaja masjid untuk menyuarakan nilai-nilai agama kepada generasi millennial sangat esensial. “Bisa melalui kegiatan yang positif dan menarik di bidang seni, olah raga, ekonomi, sosial dan seterusnya,” jelasnya.

Diskusi melibatkan remaja masjid dari 258 masjid di Kota Kediri. Pada kegiatan itu juga memilih Ali Masduki, sebagai Ketua Badan Koordinasi Remaja Masjid Indonesia (BKRMI) Kota Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved