Berita Blitar

Makam Bung Karno di Kota Blitar Tetap Dibuka Untuk Wisatawan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Makam Bung Karno di Kota Blitar tetap dibuka untuk wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru. Namun jumlah pengunjung dibatasi

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar yang akan tetap dibuka untuk wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru 

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Makam Bung Karno di Kota Blitar tetap dibuka untuk wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Meski dibuka untuk wisatawan, namun jumlah pengunjung dibatasi.

Pengunjung yang datang juga wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Tempat wisata tetap buka, tapi jumlah pengunjungnya dibatasi saat libur Nataru," kata Wali Kota Blitar, Santoso, Kamis (25/11/2021). 

Baca juga: 9 ASN di Kota Blitar Masuk Dalam Data Penerima Bansos, Kok Bisa?

Seperti diketahui, pemerintah akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia dimulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Terkait hal itu, Santoso mengatakan Pemkot Blitar tetap akan mematuhi kebijakan pemerintah pusat menerapkan PPKM Level 3 di seluruh daerah saat libur Nataru. 

Penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah itu merupakan upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 saat libur Nataru. 

Dengan penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah, pemerintah berharap tidak terjadi ledakan gelombang ketiga kasus Covid-19 setelah libur Nataru. 

"Kami akan mematuhi penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru. Kebijakan itu untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi ledakan gelombang ketiga kasus Covid-19 setelah libur Nataru," ujar Santoso. 

Apalagi, kata Santoso, Kota Blitar yang menjadi percontohan penerapan PPKM Level 1 jangan sampai terjadi ledakan kasus Covid-19 lagi.

Menurutnya, Kota Blitar harus bisa mempertahankan status PPKM Level 1 dan menjaga agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19 lagi. 

"Kalau sampai lepas, anggaran yang sudah keluar banyak dan Kota Blitar sebagai percontohan akan kembali ke nol lagi. Kami harus bisa mempertahankan agar tidak terjadi ledakan kasus lagi," katanya. 

Dikatakannya, saat penerapan PPKM Level 3 selama libur Nataru, Pemkot Blitar juga akan melakukan pengetatan mobilitas masyarakat.

"Ada pengetatan mobilitas masyarakat, tapi hal-hal lain tetap berjalan seperti biasa. Pariwisata juga demikian, hanya saja jumlah pengunjung dibatasi 50 persen sesuai ketentuan di PPKM Level 3," ujarnya. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved