Selasa, 14 April 2026

Berita Tulungagung

Longsor di Nyawangan Tulungagung Sempat Melukai Seorang Remaja

Talut jalan sepanjang 8 meter di Dusun Klegen, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, longsor dan sempat melukai seorang remaja.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist/BPBD Tulungagung
BPBD bersama warga membersihkan material longsor dari rumah Lani di Dusun Klegen, Desa Nyawangan, Kecamatan Pagerwojo. (BPBD Tulungagung) 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Talut jalan sepanjang 8 meter di Dusun Klegen, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang longsor pada Sabtu (20/11/2021) pukul 10.45 WIB.

Material talut meluncur ke rumah warga dan menjebol dindingnya.

Seorang penghuni rumah, Rio (16) mengalami luka di bagian bahu dan dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Korban sempat dirawat di rumah sakit karena luka di bagian bahu,” terang Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Tulungagung, Nursono.

Baca juga: Longsor Merusak Rumah Mbah Kayun dan Lima Rumah Lain di Kecamatan Pagerwojo Tulungagung

Nursono mengatakan, sebelumnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (19/11/2021) pukul 17.20 WIB.

Hujan deras ini terjadi hingga pukul 18.30 WIB dan memicu aliran air dari arah ketinggian.

Longsor akhirnya terjadi, diduga karena talut jalan tidak kuat menahan beban.

“Talutnya ambrol, sementara posisi rumah warga ada di  bawah jalan. Jadi material longsor meluncur menuju ke rumah Pak Lani,” sambung Nursono.

BPBD Tulungagung bersama warga telah melakukan pembersihan material longsor di rumah Lani.

Akibat kejadian ini dinding rumah bagian depan jebol, demikian juga atap aspas yang ada di atas ruangan yang dilanda longsor.

BPBD juga telah menyerahkan santunan kepada korban, untuk membantu korban sementara selama proses perbaikan rumahnya.

“Kami sudah berikan santunan pada korban, dan sudah kerja bakti menyingkirkan material,” ujar Nursono.

Nursono memuji warga sekitar yang siap siaga menanggulangi dampak bencana di lingkungannya.

Nursono juga meminta warga tetap waspada, karena intensitas hujan masih tinggi.

Wilayah Kecamatan Sendang yang ada di kawasan pegunungan masuk dalam peta rawan bencana longsor, bersama Kecamatan Pagerwojo. (David Yohanes)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved