Pendaki Gunung Lawu Asal Mojokertp Kakinya Terkilir, Tiga Orang Mengalami Hipotermia
Pendaki yang terkilir warga Mojokerto atas nama Shinta Dewi (23). Kejadian di Pos Bayangan, yang melapor ke Pos 2 atas nama Adi Sucipto, Minggu (7/11)
TRIBUNMATARAMAN.COM I MAGETAN - Empat pendaki Gunung Lawu terpaksa tidak bisa melanjukan pendakiannya, lantaran tiga orang di antaranya mengalami hipotermia, seorang pendaki wanita kakinya terkilir di Pos Bayangan dan berhenti di Pos 2 pendakian.
"Pendaki yang terkilir warga Mojokerto atas nama Shinta Dewi (23). Kejadian di Pos Bayangan, yang melapor ke Pos 2 atas nama Adi Sucipto, Minggu (7/11) sekitar pukul 17.00," kata Kasubbid Penanganan Bencana (PB) PMI Kabupaten Magetan Sukirman, Senin (8/11).
Menurut, Sukirman selain Shinta Dewi asal Mojokerto yang terkilir juga ada laporan tiga orang pendaki lain yang mengalami hipotermia (Penurunan suhu tubuh secara drastis) dan diberi pertolongan di Pos 3 puncak Gunung Lawu.

"Kempatnya warga Jawa Timur, tapi masuk lewat Pos Pendakian Cemorokandang, Karanganyar, Jawa Tengah, tidak lewat Pos Pendakian Cemorosewu, Jawa Timur," kata Sukirman
Dikatakan Sukirman, karena masuk lewat Cemorokandang, Karanganyar, Jawa Tengah, semua tim evakuasi ditangani dari Jawa Tengah, Jawa Timur hanya memonitor bila tim Jawa Tengah butuh bantuan.
"Walau warga Jawa Timur, kami tidak ikut melakukan evakuasi keempat pendaki Gunung Lawu itu. Karena mereka masuk dari Pos Pendakian Jawa Tengah,"ujar Sukirman.
Menurut Sukirman, kabarnya keempat pendaki sudah dievakuasi dan diberikan pertolongan sebelum diizinkan pulang ke rumah masing masing.
"Keempat pendaki itu sudah diberikan pertolongan dan berhasil dievakuasi. Setelah kondisinya normal keempat pendaki diperbolehkan pulang,"kata Kasubbid Penanganan Bencana (PB) PMI Sukirman. (Donny Prasetyo)