Breaking News:

Berita Nganjuk

Implementasi Program SIDKD, Diskominfo Nganjuk Gelar Pelatihan Pengoperasian Aplikasi Input Data

Mewujudkan Satu Data Indonesia, Diskominfo Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan pengoperasian aplikasi Sistem Integrasi Data Kelurahan dan Daerah

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Pelatihan program aplikasi SIDKD bagi para operator input data di Kecamatan, Kelurahan/Desa yang digelar Diskominfo Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan pengoperasian aplikasi Sistem Integrasi Data Kelurahan dan Daerah (SIDKD).

Pelatihan ini sebagai tindaklanjut dari diluncurkannya program SIDKD Kabupaten Nganjuk menuju Satu Data Indonesia (SDI).

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Ida Sobihatin mengatakan tujuan dari pelatihan tersebut lebih sebagai upaya penyelarasan data di Kabupaten Nganjuk.

Data tersebut akan digunakan untuk perencanaan program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk.

"Data tersebut bisa menjadi sumber rujukan. Dimana dari data yang sudah didapatkan itu kita mengetahui masalah apa yang sebenarnya ada di masyarakat sesuai dengan fakta di lapangan. Tidak berdasarkan opini atau usulan yang belum jelas kebenarannya," kata Ida Sobihatin, Senin (8/11/2021).

Dijelaskan Ida Sobihatin, data yang telah dikumpulkan oleh setiap surveyor di tingkat kelurahan nantinya akan bisa diunggah di dalam dashboard SIDKD. Dengan demikian data yang telah disurvei bisa terbaca dengan jelas untuk dapat dikelompokkan sesuai informasi yang ada di masing-masing Kelurahan.

"Seperti misalnya tentang data yang sakit TBC berapa, jumlah gizi buruk berapa, rumah belum layak huni atau sehat juga berapa, atau data-data yang ada di masyarakat," ucap Ida Sohibatin.

Untuk itu, tambah Ida Sohibatin, data tersebut juga bisa digunakan untuk dijadikan rujukan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah sesuai dengan data yang valid, baru, dan terpercaya.

"Dengan demikian dalam penganggaran misalnya, dapat lebih terarah dan tepat sasaran dengan membaca data yang ada tersebut," ucap Ida Sohibatin.

Sementara SurveyMETER Yogyakarta, Rony Harmoko mengatakan, SIDKD tersebut terintegrasi Satu Data dan berbentuk website secara daring. Sistem tersebut juga menyajikan berbagai informasi. Mulai informasi dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, sampai tingkat RT/RW di setiap kelurahan maupun desa.

Selain itu, tambah Rony Harmoko, didalam dashboard juga disajikan informasi mengenai demografi, informasi ibu hamil, informasi balita, dan komunitas desa atau kelurahan.

"Diharapkan, dengan pelatihan aplikasi program SIDKD tersebut dapat memberikan kemudahan tim input data untuk menyajikan data yang bermanfaat untuk pemerintah Kabupaten Nganjuk dan kelurahan," tutur Rony Harmoko. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved