Kamis, 9 April 2026

Kebakaran di Nganjuk

Toko Petasan di Kertosono Nganjuk Dilumat Api, Terdengar Gemuruh Letusan

Sebuah toko petasan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terbakar

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Damkar Kabupaten Nganjuk
Padamkan Api : Personel Damkarmat Kabupaten Nganjuk tengah berupaya memadamkan api yang membakar toko petasan di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Nganjuk, Senin (19/1/2026). Proses pemadaman memakan waktu 30 menit.  

Ringkasan Berita:
  • Sebuah toko petasan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terbakar.  
  • Penyebab kebakaran diduga dipicu aktivitas membakar sampah. 
  • Api dari pembakaran sampah merembet ke petasan yang disimpan di toko itu hingga muncul bunyi gemuruh letusan

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Sebuah toko petasan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terbakar.  

Penyebab kebakaran diduga dipicu aktivitas membakar sampah. 

Api dari pembakaran sampah merembet ke petasan yang disimpan di toko itu hingga muncul bunyi gemuruh letusan. 

Peristiwa ini pun sempat menghebohkan warga sekitar. 

Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari mengatakan insiden kebakaran ini terjadi, Senin (19/1/2026) sekira pukul 08.35 WIB. 

Kala itu, pemilik toko, Ahmad Faisol (44) tengah membakar sampah di belakang toko pemiliknya. 

Bersamaan, Ahmad justru beranjak dari lokasi pembakaran sampah. 

"Pemilik pergi kekamar mandi untuk buang air kecil," katanya. 

Ia melanjutkan, tak berselang lama terdengar suara dentuman berkali-kali disertai percikan api yang berasal dari nyala petasan. 

Pemilik bergegas keluar dan terlihat api sudah membakar toko beserta petasan. 

"Dugaan awal penyebab kebakaran dari hasil percikan api pembakaran sampah yang tertiup angin lalu menjalar ke petasan," paparnya. 

Baca juga: PSI Jatim Hormati Proses Hukum Wali Kota Madiun Maidi yang Terjerat OTT KPK

Ia mengungkapkan, kejadian ini kemudian dilaporkan ke Damkarmat.

Mendapat laporan, sejumlah personel dan satu armada Damkarmat dikerahkan ke lokasi kejadian. 

Setibanya di lokasi, petugas Damkarmat langsung berupaya menjinakkan api. 

"Proses pemadaman berlangsung 30 menit. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja pemilik menelan kerugian sekira Rp 20 juta," paparnya.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved