Weekend
Banyuwangi Hadirkan Atraksi Musik Jazz di Kebun Durian
Akhir pekan ini di Banyuwangi, digelar Festival Durian di Kecamatan Songgon. Sambil menikmati durian, wisatawan bisa menikmati musik jazz di kebun
Menurut Ipuk, kreativitas yang mulai dibangun warga Banyuwangi ini sebagai simbol mulai bangkitnya kembali sektor-sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. Warga berhasil menyuguhkan atraksi kepada wisatawan namun dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan.
“Atraksi outdoor semacam ini yang bakal diminati wisatawan ke depan. Berwisata, namun kesehatan tetap terjaga,” kata Ipuk menyemangati.
"Untuk itu, sebagai bentuk dukungan kita mari kita posting di media sosial kita acara semacam ini, dalam rangka membangkitkan pariwisata dan UMKM Banyuwangi," ajaknya.
Festival durian ini digagas oleh para pelaku wisata yang terdiri dari operator wisata dan UMKM Songgon yang menamakan dirinya, Pesona Songgon.
Slamet Baktiman, ketua kelompok wisata, Pesona Songgon mengatakan selain untuk mengenalkan varietas durian Songgon, festival ini juga sebagai bentuk syukur atas tibanya panen durian tahun ini, setelah tahun sebelumnya mengalami gagal panen raya.
“Kami tampilkan beragam aneka jenis durian yang dipanen dari kebun-kebun yang ada di Songgon. Ada lima varietas durian Songgon yang biasa dikenal, durian si boneng, si maling, kepodang, tanduk, dan durian ratu,” jelasnya.
Festival inipun ia rancang dengan sedemikian rupa. Pengunjung tidak hanya diajak menikmati lezatnya durian Songgon, namun juga diajak berkemah sambil tur keliling kebun durian.
"Kami juga beri edukasi, membedakan durian lokal dengan durian lainnya. Agar masyarakat tidak tertipu, mana durian asli Songgon atau bukan," tambahnya.
Foto: Festival Durian digelar di destinasi wisata Green Gumuk Candi, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Sabtu - Minggu (6-7/10/2021).
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/jazz-durian-di-songgon-banyuwangi.jpg)