Breaking News:

ASN di Sampang Terancam Sanksi Karena Lakukan Poligami Tanpa Sepengetahuan Atasan

Seorang aparatur sipil negara atau ASN di Kabupaten Sampang diduga melakukan poligami tanpa sepengetahuan kepala daerah. Dia pun terancam sanksi

Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi poligami 

Reporter: Hanggara Pratama

TRIBUNMATARAMAN.com | SAMPANG - Seorang aparatur sipil negara atau ASN di Kabupaten Sampang diduga melakukan poligami tanpa sepengetahuan atasannya, yakni kepala daerah. 

Mengenai hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, angkat bicara. 

Dia mengatakan, pemerintah daerah tetap akan memberikan sanksi kepada semua oknum ASN yang terbukti melanggar.

Termasuk, terlibat dalam poligami yang seharusnya melalui proses dan regulasi yang berlaku.

"Jika terbukti melanggar, akan ada sanksi terhadap yang bersangkutan," kata pria yang akrab disapa Wawan itu, Kamis (14/10/2021).

Dijelaskan, sebenarnya tidak ada larangan bagi ASN di Kabupaten Sampang untuk berpoligami.

Namun, dalam Peraturan Pemerintah (PP), tetap ada sejumlah syarat yang harus dilakukan.

Seperti ada restu dari istri pertama dan tentunya ada izin dari kepala daerah.

"Walaupun istri pertamanya setuju, tapi jika aturan regulasinya tidak diindahkan, tetap akan mendapatkan sanksi", tandasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved