Breaking News:

Berita Nganjuk

Kapolres Nganjuk Kunjungi Lapas Kelas IIB Nganjuk Sambil Bawa Obat dan Vitamin

Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tana mengunjungi lapas kelas IIB Nganjuk sambil membawa obat-obatan dan vitamin untuk penghuni lapas yang positif covid

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman/achmad amru muiz
Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tana saat berkunjung ke Lapas kelas IIB Nganjuk 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Kapolres Nganjuk memberikan perhatian serius kepada 30 penghuni lembaga pemasyarakat kelas IIB Nganjuk yang terpapar covid-19. 

Selasa (11/10/2021), Kapolres Nganjuk mengunjungi lapas tersebut sambil membawa obat dan vitamin. 

Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tana mengatakan, kunjungan ke Lapas Kelas IIB Nganjuk tersebut dilakukan dengan membawa obat untuk para penghuni yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain itu, pihaknya bersama Dokpol dan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk juga ingin mengetahui kondisi para penghuni yang terpapar Covid-19 tersebut.

"Kami melihat semua penghuni yang terpapar Covid-19 umumnya dalam kondisi baik di tempat karantina. Dan kami berharap mereka semua bisa segera sembuh dari Covid-19," kata Jimmy Tana yang juga Wakil Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/10/2021).

Jimmy Tana mengimbau kepada sipir dan petugas Lapas untuk intensif memantau perkembangan kesehatan penghuni Lapas yang terpapar Covid-19.

"Pemberian obat-obatan dan vitamin juga kami harapkan dapat membantu meningkatkan imunitas sehingga membantu proses penyembuhan para napi," ucap Jimmy Tana.

Sementara Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, Dwi Wiyarsi mengatakan,  munculnya klaster penyebaran covid-19 yang menimpa penghuni Lapas akibat dari aktivitas napi yang kurang menjaga protokol kesehatan (Prokes).

"Itu diketahui dari hasil skrining yang dilakukan, dari 50 napi sudah dites swab dan terkonfirmasi ada beberapa napi yang dinyatakan reaktif," kata Dwi Wiyarsi.

Sebelumnya Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, adanya penambahan positif covid-19 hingga mencapai 41 kasus dalam sehari mengejutkan Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk. Dimana sebanyak 30 kasus diketahui dari hasil Tracing dan Testing yang dilakukan terhadap penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Nganjuk.

Menurut M Yasin, setelah diketahui ada 30 penghuni Rutan positif Covid-19 pihaknya bersama pihak Rutan langsung melakukan karantina di dalam Rutan. Ini dengan pertimbangan faktor keamanan apabila penghuni Rutan dilakukan Isolasi di luar rutan.

"Mereka saat ini telah ditempatkan di satu blok karantina tersendiri untuk isolasi di dalam rutan," kata Yasin.

Dijelaskan Yasin, saat ini tim Satgas Covid-19 bersama pihak Rutan masih terus melakukan proses tracing untuk bisa mengetahui darimana sebenarnya penyebaran virus corona. Ini dikarenakan bagi penghuni Rutan baru masuk sudah dipastikan dilakukan tes Swab. Dan hasilnya semuanya negatif.

"Dengan demikian penyebaran Covid-19 di Rutan tersebut dimungkinkan dari penghuni lama yan kemungkinan belum di vaksin atau dari pengunjung status OTG (orang tanpa gejala) yang kemudian berkumpul dengan banyak penghuni Rutan," tutur Yasin. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved