Breaking News:

Regional

Nenek 74 Tahun Dirudapaksa Hingga Tewas, Pelaku Kedua Kakinya Ditembak

Terungkapnya kasus rudapaksa disertai pembunuhan bermula dari kecurigaan keluarga korban, Jabanta Sidabutar. Karena saat itu tidak melihat kakaknya.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.COM – Ulah yang dilakukan Ali Rahmat Hutagalung benar-benar keterlaluan. Ia tega merudapaksa nenek yang usianya sudah 74 tahun.

Selain memaksa wanita udzur untuk berbuat tak semestinya, Ali Rahmat juga menghabisi nyawa korban.

Korbannya ak lain adalah tetangganya sendiri berinisial LS (74) warga Desa Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Tersangka Ali Rahman pun ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Samosir.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka dihadiahi timah panas di kedua kakinya karena berusaha melarikan diri.

"Tersangka berusaha melarikan diri dan kami tindak tegas terukur,," kata Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Suhatono, Senin (4/10/2021).

Kasus rudapaksa nenek disertai pembunuhan dilakukan tersangka, Kamis (30/9/2021) lalu.

Saat itu, tersangka sempat menginap di rumah korban.

Terungkapnya kasus rudapaksa disertai pembunuhan bermula dari kecurigaan keluarga korban bernama Jabanta Sidabutar.

Ali Rahmat Hutagalung, tersangka rudapaksa dan pembunuh nenek 74 tahun. (ho)
Ali Rahmat Hutagalung, tersangka rudapaksa dan pembunuh nenek 74 tahun. (ho) (Istimewa)

Karena saat itu tidak melihat kakaknya.

Dari kecurigaan itu, Jabanta bersama warga mengecek rumah kakaknya.

Begitu sampai di dalam rumah, ia terkejutnya. Sang kakak ditemukan dalam kondisi tak wajar. Korban meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan, ternyata korban sebelum dibunuh sempat diperkosa oleh tersangka Ali Rahmat Hutagalung.

Saat ditangkap, tersangka Ali Rahmat Hutagalung mengakui dirinya menyetubuhi nenek yang merupakan tetangganya sendiri. (Tribun Medan)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved