Berita Madiun
Jelang PTM di Kota Madiun, Satu Guru dan 9 Siswa Positif Covid-19
Sebanyak 9 murid dan 1 orang guru dinyatakan positif covid-19 jelang dimulainya pembelajaran tatap muka. Lalu bagaimana kelanjutannya?
Reporter: Sofyan Arif Candra
TRIBUNMATARAMAN.com | MADIUN - Demi menjamin keamanan siswa dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Wali Kota Madiun Maidi memasifkan tes antigen.
Tes antigen ini dilaksanakan kepada seluruh siswa dan guru SD-SMP di Kota Madiun sebelum pertama masuk ke area sekolah untuk mengikuti PTM.
Hasilnya ada 4 siswa SD, 5 siswa SMP dan 1 guru yang terdeteksi positif Covid-19.
"Kami lakukan skrining ketat sebelum masuk kelas. Kalau kena (positif Covid-19) ya tidak boleh masuk kelas," kata Maidi, Senin (4/10/2021).
Maidi juga melakukan tracing kepada orang tua wali murid yang anaknya positif Covid-19. Hasilnya semua dinyatakan negatif Covid-19.
Menurut Maidi, dengan adanya tes antigen sebelum masuk kelas, bisa benar-benar memastikan siswa yang masuk kelas adalah siswa yang sehat.
"Jadi (walaupun ada yang positif Covid-19) PTM tetap jalan. Karena yang sudah diperbolehkan masuk kelas sudah pasti anak yang sehat," tambah mantan Sekda Kota Madiun ini.
Maidi akan melakukan tes antigen ulang kepada seluruh siswa lagi setelah PTM berjalan sebulan.
Selain tes antigen, siswa juga diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama bagi yang sudah berusia minimal 12 tahun.
Baca juga: Seluruh SD dan PAUD di Trenggalek Gelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Mulai Hari Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/rapid-test-untuk-pelajar-sd-di-kota-madiun.jpg)