Breaking News:

Berita Nganjuk

Satgas Penanganan Covid-19 Nganjuk Targetkan Nganjuk Bisa Masuk PPKM Level 1 Dalam Dua Pekan

Satgas Penanganaan Covid-19 kabupaten Nganjuk menargetkan status PPKM di Nganjuk bisa masuk ke level 1 dalam 2 pekan mendatang. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman/achmad amru muiz
Rakor Satgas Covid-19 kabupaten Nganjuk 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Satgas Penanganaan Covid-19 kabupaten Nganjuk menargetkan status PPKM di Nganjuk bisa masuk ke level 1 dalam 2 pekan mendatang. 

Saat ini, Nganjuk masih bertahan di level 2 bersama 11 kabupaten/kota lain di Jawa Timur. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, R Heni Rochtanti menjelaskan, di Kabupaten Nganjuk hingga saat ini belum masuk ke level 1 PPKM dikarenakan belum memenuhi kriteria ketentuan yang ditetapkan.

Sebagaimana diketahui, level 1 PPKM tersebut bisa dicapai apabila di Kabupaten Nganjuk kasus konfirmasi kurang dari 20 kasus, rawat inap kurang dari 5 orang, dan untuk kematian antara 0 - 1 orang.

"Kabupaten Nganjuk untuk testing kurang dari 5 persen juga belum terpenuhi karena masih 6 persen, dan tracing silacak seharusnya lebih dari 14 orang tetapi di Nganjuk masih dikisaran 10 orang. Dengan demikian Kabupaten Nganjuk masih berada di level 2 PPKM hingga kini," kata Heni Rochtanti dalam Rakor Tracing dan Testing Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Kamis ( 30/9/2021).

Untuk itu, dikatakan Heni Rochtanti, Kabupaten Nganjuk masih memerlukan kerja lebih keras lagi dalam upaya penanganan Covid-19. Dengan demikian upaya pengendalian penyebaran covid-19 bisa lebih dimaksimalkan kembali dengan Tracing dan Testing yang lebih intensif dilakukan.

"Tentunya harus ada kolaborasi dan sinergitas lebih kuat lagi di setiap Kecamatan hingga ke Desa-desa dalam upaya penanganan Covid-19 ini," ucap Heni Rochtanti.

Sedangkan Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Letkol Inf Georgius Luky Ariesta mengatakan, diharapkan pelaksanaan tracing dan testing di lapangan harus diperkuat kembali. Ini dirasakan pelaksanaan tracing dan testing di Kabupaten Nganjuk dirasa masih kurang intensif.

"Petugas di lapangan harus lebih luwes lagi memberikan ketenangan dalam menghadapi warga terkonfirmasi positif covid-19 sehingga bersedia di tracing dan ditesting sesuai harapan," kata Georgius Luky Ariesta yang juga Komandan Kodim 0810/Nganjuk tersebut.

Dikatakan Georgius Luky Ariesta, petugas di lapangan baik itu Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparat Pemerintah Desa harus lebih tangkas dan selalu berkolaborasi dengan tenaga kesehatgan dan Puskesmas dalam menjalankan tracing dan testing. Bahkan, kalau diperlukan dalam melakukan tracing dan testing dibawa peralatan tes antigen mendatangi warga yang menjadi sasaran.

"Kami harap dengan kerja lebih keras dan saling berkolaborasi diantara petugas di lapangan maka target Kabupaten Nganjuk masuk ke level 1 PPKM dalam dua pekan kedepan bisa diwujudkan," ujar Georgius Luky Ariesta.

Sementara Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, Kabupaten Nganjuk diharapkan bisa masuk ke level 1 dalam PPKM pencegahan penyebaran Covid-19. Hal itu bisa terpenuhi apabila sinergitas antar petugas di lapangan bisa dijalankan dengan baik saling membantu. Termasuk dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang harus terus diintensifkan lagi. Karena pelaksaaan vaksinasi tersebut juga menjadi salah satu indikator Level PPKM.

"Capaian Vaksin di Kabupaten Nganjuk hingga sekarang diharapkan bisa mencapai 10 ribu orang perhari belum terpenuhi. Untuk itu kegiatan vaksinasi covid-19 harus semakin ditingkatkan dengan melibatkan semua pihak," tutur M Yasin. (aru/Achmad Amru Muiz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved