Breaking News:

Berita Tulungagung

Pembebasan Lahan JLS Tulungagung Beres Tahun 2022, Ada Perubahan Aturan Baru

"Untuk lahan hutan, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) sudah memprosesnya. Namun sekurangnya butuh 6 bulan untuk mengurus IPPKH,” terangnya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/David Yohanes
Pengerjaan JLS Tulungagung-Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung dibebani tugas untuk membebaskan lahan yang akan digunakan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Namun pembebasan lahan itu tidak bisa dilakukan tahun 2021, dan baru dianggarkan tahun 2022.

Salah satu penyebabnya adalah perubahan aturan pembebasan lahan untuk kepentingan umum.

Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tulungagung, Subianto

Menurutnya, ada 27 titik lahan warga seluas 2 ha dan 6,5 ha lahan perkebunan yang juga harus dibebaskan.

“Untuk yang lahan hutan, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) sudah memprosesnya. Namun sekurangnya butuh 6 bulan untuk mengurus IPPKH (Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan),” terangnya.

Lanjut Subianto, pihaknya masih mempelajari perubahan aturan itu dan berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi.

Karena sebelumnya belum ada penetapan lokasi, maka pembebasan lahan belum bisa dianggarkan di tahun 2021.

Sebab salah satu syarat untuk mengajukan anggaran adalah melampirkan foto kopi lokasi yang diajukan.

“Karena itu kami memaksimalkan semua persyaratan yang bisa dilakukan di 2021. Begitu dianggarkan 2022, kami bisa berjalan cepat menyelesaikannya,” tegas Subianto.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved