Berita Trenggalek
Wisatawan Bandel Tetap Kunjungi Pantai di Trenggalek Meski Dilarang
Meski belum dibuka sejak PPKM, tempat-tempat wisata di Kabupaten Trenggalek masih didatangi oleh wisatawan yang bandel.
Reporter: Aflahul Abidin
TRIBUNMATARAMAN, TRENGGALEK - Tempat wisata di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, masih ditutup sejak pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Namun, masih ada saja wisatawan yang bandel dengan datang dan berlibur ke tempat wisata pantai yang ada di pesisir selatan Trenggalek.
Pantauan akhir pekan ini, Sabtu (4/9/2021), di tempat wisata Pantai Mutiara Kecamatan Watulimo menunjukkan, puluhan wisatawan datang untuk berlibur ke pantai itu.
Mayoritas dari mereka datang menaiki mobil. Hal itu terlihat dari banyaknya mobil yang terparkir di sekitar tempat wisata tersebut. Bahkan, banyak juga kendaraan yang berpelat nomor luar kota.
Baca juga: 5 Lumba-lumba Terdampar di Pantai Sidem Tulungagung, Dua Ekor Mati
Di sekitar pantai, para wisatawan itu beraktivitas layaknya pelancong. Sebagian bermain air di pinggir pantai. Sementara banyak juga yang menggelar tikar dan berpiknik.
Protokol kesehatan juga tampak tak diterapkan secara maksimal. Banyak wisatawan yang berlibur tanpa memakai masker.
Pihak pengelola wisata sebenarnya telah menutup area Pantai Mutiara selama PPKM berlangsung, atau selama Pemkab Trenggalek mengeluarkan kebijakan penutupan seluruh destinasi.
Buktinya, di gerbang masuk tempat wisata, tidak ada petugas loket yang menjaga dan menarik karcis.
"Memang masih ada pengunjung selama PPKM," terang Dianto, Koordinator Lapangan LMDH Pantai Mutiara.
Pihaknya mengaku tidak bisa "mengusir" para wisatawan yang datang. Apalagi, banyak dari mereka berangkat dari luar kota.
Baca juga: Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar: Siswa Kediri Harus Tetap Berprestasi Meski di Tengah Pandemi
Ia mengatakan, banyak orang mulai kembali datang ke Pantai Mutiara sejak kasus Covid-19 di Trenggalek mulai mereda. Itu artinya sekitar beberapa pekan terakhir.
"Kami inginnya juga tidak ada pengunjung selama ditutup," kata dia.
Ketika lonjakan kasus Covid-19 di Trenggalek melonjak, orang yang datang ke pantai tersebut masih bisa dihitung jari. Namun setelah adanya pelandaian kasus, jumlahnya bertambah cukup signifikan.
Ia mengakui, penutupan tempat wisata berdampak signfiikan, termasuk pada ekonomi warga sekitar yang selama ini bergantung pada wisatawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/wisatawan-bandel-di-trenggalek-tetap-masuk-ke-lokasi-wisata-yang-ditutup.jpg)