Senin, 20 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Kejar Target Bebas TBC 2030, Pemkab Tulungagung Gencarkan Berburu Pasien Baru

Pemkab Tulungagung menggencarkan upaya penemuan pasien baru Tuberkulosis sebagai upaya pencapaian target bebas TBC 2030

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
tribunnews.com
Ilustrasi kampanye pencegahan TBC. Pemkab Tulungagung, Jawa Timur gencarkan pencarian pasien baru TBC, sebagai upaya pencapaian target Bebas TBC 2030.  

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan Bebas TBC 2030.

Karenanya, Pemkab Tulungagung menggencarkan upaya penemuan pasien baru Tuberkulosis (TBC), sebagai upaya pencapaian target bebas TBC tersebut.

Diharapkan dengan temuan pasien sebanyak-banyaknya bisa lekas diobati, dan tidak menularkan penyakit.

“Beberapa bulan lalu kami dikumpulkan di Jakarta, Presiden Prabowo memperhatikan kasus TBC di seluruh Indonesia. Ini penyakit yang sangat menular,” ujar Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Lanjutnya, eliminasi TBC di tahun 2030 turut menjadi perhatian Pemkab Tulungagung, sebagai bentuk komitmen pada program pemerintah pusat.

Karena itu Gatut Sunu menegaskan, upaya penemuan pasien baru ini wajib dilakukan semua OPD sesuai bidang masing-masing.

Bahkan upaya penjangkauan kasus baru ini juga wajib dilakukan pemerintah desa, sampai RT dan RW.

“Ke depan akan kami lakukan survei lagi hasil pelaksanaan program ini. Akan ada evaluasi dan ini jadi bahan penilaian,” sambungnya.

Baca juga:  Seriusi Temuan Fosil Gajah Purba, Pemkab Nganjuk Bangun Museum Site Tritik

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Anna Sapti Saripah, mengatakan upaya pelacakan pasien baru TBC belum merasa di seluruh wilayah.

Dari target 15.000 suspect (terduga) yang diperiksa, baru tercapai 10.000 orang.

Sementara dari 2.183 positif suspect positif,  baru tercapai sekitar 1.249 orang atau 43,6 persen.

“Ada kendala di proses penemuan. Perlu strategi dengan peran serta semua komponen masyarakat,” jelas Anna.

Dari 32 Puskesmas di Kabupaten Tulungagung, hanya 7-8 Puskesmas yang sudah memenuhi target penemuan kasus baru TBC.

Karena itu, Anna mengaku perlu membentuk tim percepatan penanggulangan TBC.  

TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, umumnya menyerang paru-paru.

Namun penyakit ini juga bisa menyerang organ tubuh lain, seperti tulang belakang, ginjal, bahkan otak.

Kuman TBC bisa menular melalui udara lewat droplet, saat penderita TBC batuk atau bersin.

 

 (David Yohanes/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik
 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved