Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Pemuda Tenggelam Saat Bermain di Curug Mangir Trenggalek, Tim SAR Lakukan Pencarian

Seorang pemuda dilaporkan tenggelam saat bermain Curug Mangir Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Dokumentasi warga
Ilustrasi: Curug Mangir, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek. Seorang pemuda dilaporkan hilang saat bermain di Curug Mangir, Sabtu (3/1/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda dilaporkan tenggelam saat bermain Curug Mangir Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (3/1/2026).
  • Curug Mangir merupakan sebutan warga setempat untuk sebuah air Terjun di kawasan tersebut. 
  • Korban diketahui bernama Agus (19), warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Seorang pemuda dilaporkan tenggelam saat bermain Curug Mangir Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (3/1/2026).

Curug Mangir merupakan sebutan warga setempat untuk sebuah air Terjun di kawasan tersebut. 

Korban diketahui bernama Agus (19), warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu korban tengah bermain air sebelum akhirnya terseret dan hilang.

Basarnas Trenggalek mendapatkan informasi dari personel BPBD Trenggalek, Hin Bonke.

"Dari laporan tersebut diketahui ada satu orang hilang, tidak ada korban lain yang mengalami luka ataupun meninggal dunia," kata Bayu, Sabtu (3/1/2025).

Baca juga: Kia Carnival Diesel Ludes Terbakar di Pasar Bendilwungu Tulungagung

Bayu menjelaskan, setelah menerima laporan kejadian, Pos SAR Trenggalek langsung melakukan koordinasi dengan BPBD, TNI-POLRI, instansi terkait serta potensi SAR di wilayah setempat.

"Satu tim rescue dari Pos SAR Trenggalek juga langsung kami berangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian," jelasnya.

Pencarian dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan faktor keselamatan tim.

Hal tersebut menjadi pertimbangan utama karena potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Trenggalek masih terjadi.

Bayu menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama saat kondisi arus tidak menentu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meremehkan potensi bahaya di perairan, kendati arus air di permukaan nampak tenang, bisa saja arus bawahnya justru kencang," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved