Senin, 13 April 2026

Berita Viral

Kasus Penipuan SK ASN Palsu di Gresik, Korban Diminta Segera Lapor ke Polisi

Viral Kasus Penipuan SK ASN Palsu di Kabupaten Gresik, Kapolres Persilahkan Lapor Polres Gresik

Penulis: Willy Abraham | Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Ist
Tangkapan layar CCTV PENIPUAN ASN - Korban ASN palsu datang ke Bagian Prokopim Pemkab Gresik, Senin (6/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan warga menjadi korban penipuan SK ASN palsu di Pemkab Gresik setelah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah. 
  • Para korban sempat mengikuti apel dan mendatangi OPD dengan seragam layaknya ASN, sebelum diketahui SK yang dimiliki palsu. Polres Gresik meminta korban segera melapor agar kasus bisa diproses hukum. 
  • Kapolres Ramadhan Nasution menyebut hingga kini belum ada laporan resmi, sementara data korban masih dihimpun BKPSDM. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | GRESIK -  Kasus penipuan surat keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) palsu yang menggegerkan Pemkab Gresik terus didalami.

Puluhan korban yang diduga telah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah diminta segera melapor ke Polres Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban sempat mengikuti apel pada Senin (6/4/2026). Bahkan, mereka mendatangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) layaknya ASN resmi dengan mengenakan seragam keki.

Namun belakangan diketahui, SK yang mereka terima dari oknum penipu tersebut merupakan dokumen palsu.

Kapolres Gresik, Ramadhan Nasution, menyatakan hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian, meski pengaduan telah diterima oleh Badan Kepegawaian.

“Sampai saat ini belum kami terima laporan polisi, namun pengaduan ada di BKPSDM. Jika ada masyarakat yang dirugikan, bisa langsung datang ke Polres Gresik untuk membuat laporan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026). 

Korban Diminta Segera Lapor

Pihak kepolisian mengaku masih mendata jumlah korban secara pasti. Saat ini, proses pengumpulan data dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik.

Kapolres menegaskan, laporan resmi sangat diperlukan untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara hukum.

“Jumlahnya belum pasti, masih dikumpulkan oleh BKPSDM. Nanti jika sudah ada laporan polisi, akan kami proses,” jelasnya.

Klarifikasi Mulai Dilakukan

Sementara itu, Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro, mengungkapkan bahwa proses klarifikasi terhadap korban sudah mulai dilakukan.

“Hari ini sudah ada satu perwakilan korban yang menjalani klarifikasi,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena para korban telah mengalami kerugian materi yang tidak sedikit, bahkan mencapai puluhan juta rupiah per orang.

Aparat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan rekrutmen ASN yang tidak resmi.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved