Kamis, 23 April 2026

Super League Indonesia

Jadwal Padat April 2026, Persebaya Fokus Jaga Kebugaran Pemain

Sambut Jadwal Pada Bulan April, Pelatih Fisik Persebaya Siapkan Pendekatan Khusus Untuk Jaga Fisik Pemain

Penulis: Khairul Amin | Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Habiburrahman/tribunmataraman.com network
Sambut Jadwal Pada Bulan April, Pelatih Fisik Persebaya Siapkan Pendekatan Khusus Untuk Jaga Fisik Pemain 
Ringkasan Berita:
  • Persebaya Surabaya akan menjalani lima laga dalam 25 hari pada April 2026 melawan Persita Tangerang, Persija Jakarta, Madura United, Malut United, dan Arema FC. 
  • Pelatih fisik Shin Sang-gyu menekankan pentingnya pemulihan dan keseimbangan latihan untuk menjaga kebugaran pemain. 
  • Program latihan mandiri sudah diberikan sejak libur Lebaran, sementara intensitas latihan kini ditingkatkan untuk mengejar kondisi optimal menghadapi jadwal padat.

TRIBUNMATARAMAN.COM - Persebaya Surabaya akan menghadapi jadwal super padat sepanjang April 2026. Dalam kurun waktu 25 hari, tim Bajul Ijo dijadwalkan melakoni lima pertandingan penting di kompetisi domestik.

Rangkaian laga tersebut dimulai dengan menjamu Persita Tangerang pada 4 April 2026, kemudian bertandang ke markas Persija Jakarta pada 11 April.

Selanjutnya, Persebaya kembali bermain di kandang saat menghadapi Madura United pada 17 April, sebelum melawat ke kandang Malut United pada 23 April, dan ditutup dengan laga tandang melawan Arema FC pada 28 April.

Pelatih fisik Persebaya, Shin Sang-gyu, langsung menyiapkan pendekatan khusus menghadapi padatnya jadwal tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas kondisi fisik pemain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

"April nanti kami bermain setiap minggu. Jadi hal yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan setelah pertandingan," kata Shin Sang-gyu.

"Kami harus mengatur keseimbangan antara intensitas latihan dan waktu istirahat dengan baik," tambahnya.

Upaya menjaga kebugaran pemain sebenarnya sudah dilakukan sejak masa libur Lebaran. Tim pelatih memberikan program latihan mandiri agar kondisi fisik tetap terjaga meski pemain tidak berkumpul.

"Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur. Tetapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim," ujarnya.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, waktu yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih untuk melakukan evaluasi dan adaptasi.

Karena itu, pada pekan ini intensitas latihan langsung ditingkatkan guna mengembalikan kondisi pemain ke level optimal.

"Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi. Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan," pungkas Shin Sang-gyu.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved