Minggu, 19 April 2026

Super League Indonesia

Bernardo Tavares Beber Komposisi Tim Ideal Persebaya Era Kepemimpinannya

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares bicara komposisi ideal di tim era kepemimpinannya

Penulis: Khairul Amin | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Khairul Amin
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares saat jumpa pers setelah menghadapi Malut United di Stadion GBT, Sabtu (10/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares bicara komposisi ideal di tim era kepemimpinannya.
  • Sejak ditetapkan menjadi pelatih baru, Persebaya sudah merekrut tiga pemain asal Brasil; Bruno Paraiba, Jefferson da Silva, dan Gustavo Fernandes.
  • Menariknya, hingga saat ini Persebaya belum mengumumkan pemain yang dilepas meski masuknya tiga pemain asing baru tersebut jumlah pemain asing di Persebaya melebihi kuota maksimal 11 pemain

TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares bicara komposisi ideal di tim era kepemimpinannya.

Sejak ditetapkan menjadi pelatih baru, Persebaya sudah merekrut tiga pemain asal Brasil; Bruno Paraiba, Jefferson da Silva, dan Gustavo Fernandes.

Menariknya, hingga saat ini Persebaya belum mengumumkan pemain yang dilepas meski masuknya tiga pemain asing baru tersebut jumlah pemain asing di Persebaya melebihi kuota maksimal 11 pemain.

"Saya pikir jika kami bisa memiliki setidaknya dua pemain dengan level yang sama untuk satu posisi, sehingga mereka bisa bersaing," kata Bernardo Tavares pada media termasuk surya.co.id

Ia meyakini, skema seperti ini efektif untuk menciptakan kompetisi internal. Pemain akan terus terpacu untuk berkembang.

"Karena ketika pemain tidak merasa memiliki persaingan yang sehat untuk memperebutkan posisinya di tim, dia tidak akan bekerja terlalu keras," terang Bernardo Tavares.

Tidak adanya persaingan sehat membuat pemain stagnan. Ini akan berdampak pada kualitas tim yang hanya jalan di tempat.

Begitu juga saat terjadi jarak kualitas antar pemain dalam satu posisi.

"Jika orang lain yang bersaing dengannya di tim tidak memiliki kualitas yang cukup, dia akan menyerah untuk bertarung dengannya," terang pelatih berusia 45 tahun itu.

Baca juga: Pinjam dari Arema FC, Ini Penilaian Pelatih Deltras FC Widodo C Putro Terhadap Muhammad Rafli

"Dan orang ini melihat bahwa dia menyerah, dia tidak akan berkembang," tambah mantan pelatih PSM Makassar itu.

Bernardo Tavares tidak mau terburu-buru membongkar skuad yang ada.

Pelatih asal Portugal itu masih ingin terus melihat kemampuan pemain memanfaatkan jeda kompetisi dengan melakukan uji coba.

"Uji coba untuk melihat pemain yang belum kami lihat, dan juga pemain yang hanya bermain beberapa menit. Untuk menciptakan persaingan di dalam tim," pungkas Bernardo Tavares.

(Khairul Amin/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved