Kamis, 7 Mei 2026

Super League Indonesia

Persebaya Tumbang 1-3 dari Persija, Eduardo Perez: Mereka Lebih Sukses Manfaatkan Situasi

Pelatih Persebaya Eduardo Perez Ungkap Faktor Kekalahan 1-3 Timnya Dari Persija di Stadion GBT Surabaya

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: faridmukarrom
Habiburrahman/Tribunmataraman.com Network
KALAH DI KANDANG - Pemain Persebaya Bruno Moreira (kanan) berhadapan dengan pemain Persija Rio Fahmi (kiri) pada laga yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (18/10/2025) malam. Pada laga pekan ke-9 Super League 2025/2026 ini Persebaya harus mengakui keunggulan Persija dengan skor akhir 1-3. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) 

TRIBUNMATARAMAN.COM -Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan tamunya, Persija Jakarta, dengan skor 1-3 pada laga pekan ke-9 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10/2025) malam.

Tiga gol Persija pada laga pekan ke-9 Super League 2025/2026 ini dicetak oleh Dony Tri menit 21, Jordi Amat menit 45+4, dan penalti Allano Brendon menit 73.

Sementara gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Leo Lelis menit 78.

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez menyebut kekalahan timnya di laga ini karena Persija pintar dalam memanfaatkan situasi.

"Saya pikir ini seperti satu pertandingan antara dua tim yang sangat kuat. Dan akhirnya, dalam beberapa situasi mereka lebih sukses," kata Euardo Perez setelah pertandingan pada media termasuk surya.co.id

Baca juga: Persija Tundukkan Persebaya 3-1 di GBT, Mauricio Souza: Pemain Jalankan Instruksi dengan Baik

Persija di laga ini memang unggul segalanya dari Persebaya.

Penguasaan bola mencapai 51 persen. Kreasi peluang tercipta 10 kesempatan, Persebaya hanya 5 kesempatan.

Begitu juga dalam melepas tendangan, Persija mampu melepas 18 kali, 9 diantaranya mengarah ke gawang Persebaya.

Sementara Persebaya hanya melepas 9 tendangan, 4 diantaranya mengarah ke gawang Persija.

"Dan akhirnya, ketika kami tertinggal 2-0, situasinya justru lebih rumit," tambah pelatih pelatih asal Spanyol itu.

Persebaya yang tertinggal 0-2 di babak pertama coba agresif mengejar babak kedua. Namun, hanya mampu mencetak satu gol.

"Menurut saya, ini adalah dua tim yang sangat kuat. Dan akhirnya, terkadang pertandingan ditentukan oleh satu situasi," pungkas Eduardo Perez.

Bek tengah Persebaya, Leo Lelis menyebut kekalahan timnya di laga ini karena kurang beruntung.

"Pertandingannya memang level tinggi. Dan kami kurang beruntung hari ini untuk membawa 3 poin," kata Leo Lelis.

Hasil ini menjadi kekalahan kandang kedua Persebaya dari empat laga kandang yang sudah dijalani.

Kekalahan kandang pertama Persebaya tumbang 0-1 dari PSIM Yogyakarta.

Kelalahan dari Persija menghentikan trend positif Persebaya yang dua laga terakhir selalu mendapat poin.

Bagi Persija, kemenangan ini memutus periode buruk mereka setelah tiga laga terakhir puasa kemenangan (amn).

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved